Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

BDS Malaysia Tolak Penunjukan Nick Adams Sebagai Dubes AS untuk Negeri Jiran

BDS Malaysia mendesak pemerintah untuk menolak penunjukan Nick Adams yang secara terang-terangan bertindak sebagai pendukung zionis Israel dan seorang pembenci Islam.

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 Juli 2025 00:21 12:21 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 15 Juli 2025 06:00
Bagikan
Nick Adams dubes AS untuk Malaysia dan Presiden Donald Trump
Bagikan

Hidayatullah.com – Gerakan akar rumput yang aktif menyerukan boikot terhadap ‘Israel’, Boikot Divestasi dan Sanksi (BDS) Malaysia menolak penunjukan Nick Adams sebagai dubes Amerika Serikat (AS) untuk Negeri Jiran.

BDS Malaysia menyebut Nick Adams, yang akan menggantikan Edgard D. Kagan, secara terang-terangan bertindak sebagai pendukung setia rezim Zionis yang saat ini melakukan perang genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

“Tuan Nick Adams adalah pendukung kuat rezim Zionis yang saat ini sedang melakukan kejahatan genosida di Gaza. Ia secara terbuka menyatakan kebanggaannya karena berhasil menekan sebuah restoran di Amerika Serikat untuk memecat seorang pelayan hanya karena ia mengenakan pin bertuliskan ‘Bebaskan Palestina,'” kata BDS Malaysia dalam press release yang diterima Hidayatullah.com pada Senin (14/07/2025).

Selain sebagai pendukung zionis ‘Israel’, BDS Malaysia juga menyebut Nick seringkali menyampaikan komentar negatif terhadap pendukung Islam.

“Penentangannya terhadap upaya ‘mengajarkan Islam di sekolah, (juga membuktikan) ia jelas-jelas seorang Islamofobik,” lanjut BDS.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Oleh karena itu, kami mendesak pemerintah Malaysia untuk menolak penempatannya di Malaysia jika Senat AS mengesahkan pencalonannya,” desak BDS.

Pemerintah dan masyarakat Malaysia merupakan pendukung kuat perjuangan Palestina. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bahkan dengan tegas menyatakan negaranya akan tetap mengakui kelompok perlawanan Palestina Hamas sebagai pejuang kemerdekaan.

Anwar Ibrahim bahkan tidak peduli pandangan Barat atau negara manapun dan menolak tekanan Barat untuk menetapkan Hamas sebagai kelompok teror.

“Saya ingin Malaysia masuk dalam peta sejarah di antara negara-negara yang lebih konsisten dan sungguh-sungguh memperjuangkan rakyat Palestina,” kata Anwar di depan puluhan ribu warga Malaysia yang mengadiri “Himpunan Pembebasan Palestin” pada Ahad (05/08/2024).*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDS MalaysiaDonald TrumpDubes ASMalaysiapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suhardi Duka Gubernur Sulawesi Barat wajibkan siswa baca 20 buku sebagai syarat kelulusan Sulawesi Barat Wajibkan Siswa Baca 20 Buku sebagai Syarat Kelulusan
Tulisan selanjutnya Warganet Mesir Tolak Konser Band Legendaris Scorpion karena Dukung ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?