Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Syeikh Mutawalli Sya’rawi Menjelaskan Syarat Utama Masjid Al-Aqsha Kembali pada Umat Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2025 10:58 10:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Oktober 2025 10:57
Bagikan
Bagikan

Ulama al-Azhar Syeikh Mutawalli Sya’rawi menjelaskan syarat Masjid Al-Aqsha kembali pada umat Islam selain dengan kekuatan politik atau militer

Hidayatullah.com— Ulama Al-Azhar Mesir, Syeikh Mutawalli Sya’rawi, dalam syarahannya pernah menjelaskan syarat utama kembalinya Masjid Al-Aqsha kepada umat Islam sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur’an. Beliau menegaskan selain bahwa kemenangan umat Islam tidak akan datang kecuali bila mereka kembali kepada Allah sebagai hamba-hamba-Nya yang sejati.

Dalam sebuah ceramah, Syeikh Sya’rawi menafsirkan firman Allah dalam Surah Al-Israa ayat 104:

*وَقُلْنَا مِنْ بَعْدِهِ لِبَنِي إِسْرَائِيلَ اسْكُنُوا الْأَرْضَ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآخِرَةِ جِئْنَا بِكُمْ لَفِيفًا*

“Dan Kami katakan kepada Bani Israil, ‘Tinggallah kamu di bumi itu, kemudian apabila datangnya janji Allah yang terakhir, Kami datangkan kamu dengan bercampur-aduk.’” (QS. Al-Israa: 104)

Baca Juga

Jihad Santri di Era Modern
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!

Menurut beliau, ayat ini menggambarkan bahwa Allah telah menetapkan Bani Israil untuk menempati bumi itu dalam satu masa, dan ketika datang janji terakhir, Allah sendiri yang akan mengumpulkan mereka dari berbagai penjuru dunia.

“Ayat ini menegaskan bahawa segala urusan bumi adalah di bawah kekuasaan Allah. Dialah yang memberi, mengambil, meninggikan, dan merendahkan. Tidak ada kekuasaan kekal kecuali kekuasaan-Nya,” jelas Syeikh Sya’rawi.

Syarat Kemenangan Umat Islam

Beliau menjelaskan, Masjid Al-Aqsha tidak akan kembali kepada umat Islam hanya dengan kekuatan politik atau militer saja, tetapi dengan keimanan dan ketaatan kepada Allah.

“Masalah Masjid Al-Aqsha bukan masalah bangsa Arab, bukan masalah sejarah, tetapi masalah iman dan Islam. Masjid itu hanya akan kembali bila umat Islam kembali menjadi ‘ibadullah’ (hamba-hamba Allah) yang sebenar-benarnya,” tegasnya.

Syeikh Sya’rawi mengingatkan bahwa ketika umat Islam jauh dari perintah Allah, mereka kehilangan kekuasaan dan kehormatan. Namun ketika mereka kembali kepada Allah, janji kemenangan akan berlaku.

Beliau menambahkan, “Jika kita menjadi hamba Allah, tidak ada yang dapat mengalahkan kita. Namun jika kita meninggalkan Allah, maka kita akan dikalahkan meskipun memiliki kekuatan duniawi.”

Umat Islam Akan Memasuki Masjid Al-Aqsha Kembali

Dalam ulannya menjelaskan tafsirnya, Syeikh Sya’rawi mengutip lanjutan ayat dalam Surah Al-Israa yang menggambarkan janji Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman:

إِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآخِرَةِ بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَا أُولِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُوا خِلَالَ الدِّيَارِ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُولًا*

“Apabila datang janji yang terakhir, Kami datangkan kepada kalian hamba-hamba Kami yang kuat dan gagah perkasa; mereka akan memasuki kampung-kampung kalian, dan itu adalah janji yang pasti terlaksana.” (QS. Al-Israa: 7)

Dan juga firman-Nya: وَيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ

“Dan mereka akan masuk ke Masjid (Al-Aqsha) sebagaimana mereka memasukinya pertama kali.” (QS. Al-Israa: 7)

Menurut Syeikh Sya’rawi, ayat ini menunjukkan janji yang pasti bahwa umat Islam akan kembali memasuki Masjid Al-Aqsha dalam keadaan menang, sebagaimana pertama kali mereka memasukinya pada masa Khalifah Umar bin Khattab.

Beliau menegaskan, “Kita akan memasuki Masjid Al-Aqsha sebagaimana kita memasukinya pertama kali, bukan sebagai penakluk yang zalim, tetapi sebagai hamba Allah yang membawa keadilan dan kebenaran.”

Bukan pada Dunia, Tapi pada Ketaatan

Syeikh Sya’rawi juga menyinggung keadaan Bani Israil yang Allah beri kekayaan dan keturunan banyak, namun itu bukan tanda keridhaan, melainkan ujian.

Beliau mengutip firman Allah:

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا

“Jika kamu berbuat baik, maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri; dan jika kamu berbuat jahat, maka kejahatan itu pun untuk dirimu sendiri.” (QS. Al-Israa: 7)

“Allah memberi mereka harta dan anak-anak dalam jumlah banyak, tetapi itu tidak menjadi bukti kekuatan sejati. Kekuatan sejati adalah kekuatan iman, bukan materi,” ujar Syeikh Sya’rawi.

Beliau menambahkan bahwa bangsa yang berpaling dari ketaatan kepada Allah akan jatuh, sementara bangsa yang tunduk kepada-Nya akan dimuliakan.

Mengakhiri ceramahnya, Syeikh Sya’rawi menegaskan bahwa janji Allah akan berlaku dengan izin-Nya. “Kita akan menunggu datangnya janji akhir itu — janji yang pasti akan terjadi, ketika Allah mengizinkan umat Islam kembali ke Masjid Al-Aqsha dan menghapus wajah kezaliman dari muka bumi,” ucapnya.

 “Semoga Allah mengembalikan kita kepada keadaan hamba-hamba-Nya yang sejati, agar janji-Nya segera terlaksana dan Masjid Al-Aqsha kembali berada dalam pangkuan umat Islam,” demikian dia menutup doanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisMasjid Al-AqshaSyeikh Mutawalli Sya’rawitafsir Surat al-IsraaUlama al-Azharumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Membuang Limbah dan Bekas Konstruksi Pemukiman Ilegal ke Gaza
Tulisan selanjutnya Kotoran sapi Politisi India ‘Sucikan’ Bekas Tempat Sholat Muslim dengan Kotoran Sapi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Jihad Santri di Era Modern

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam

29 September 2026 12:00
Hikmah

Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi

29 September 2026 08:30
Kajian

Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah

15 September 2026 13:13
Kajian

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat

22 Agustus 2026 11:43
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?