Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Atasi penurunan Demografi Singapura Terima 30.000 Warga Baru Per Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Februari 2026 13:43 1:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Februari 2026 13:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Singapura akan memberikan status kewarganegaraan kepada 25.000 sampai 30.000 orang setiap tahun kurun lima tahun ke depan guna mengatasi masalah demografi akibat penurunan angka kelahiran, kata Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong dalam rapat di parlemen hari Kamis (26/2/2026).

Langkah itu menyusul 25.000 kewarganegaraan baru yang dikeluarkan pada 2025, dan besaran tahunannya akan disesuaikan dengan tren demografi, termasuk tingkat fertilitas (TFR) serta jumlah dan kepatutan pemohon lapor Mothership seperti dilansir Malay Mail.

Pemerintah juga akan mempertimbangkan kapasitas negara untuk menyerap pemukim baru tanpa mengganggu infrastruktur atau kohesi sosial.

Gan menyoroti TFR Singapura menurun menjadi 0,87 pada 2025 dari 0,97 pada tahun sebelumnya. Itu artinya penusutan populasi akan tampak pada awal 2040-an apbila tidak dibuat kebijakan untuk mengatasinya.

Singapura juga akan menerima sekitar 40.000 pemukim tetap per tahun selama lima tahun ke depan, naik dari 35.000 pada 2025.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Pemukim tetap masih menjadi jalan utama untuk mendapatkan status kewarganegaraan Singapura, yang membantu negara itu mempertahankan pertumbuhan populasinya secara perlahan.

Kebijakan itu akan dikaji ulang pada 2030, tergantung pada angka kelahiran dan trend demografi lainnya.

Gan menambahkan bahwa pemerintah akan memastikan imigrasi ditata dengan baik dengan mempertahankan keseimbangan etnis, memastikan integrasi dan menghindari penambahan kewarganegaraan di luar kapasitas negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Selidiki Upaya Penggulingan Pemerintahan oleh Seorang Tokoh dan Pelobi Asing
Tulisan selanjutnya Piala Dunia ramah Keluarga Kanada Relokasi Sebagian Staf Diplomatiknya dari Tel Aviv

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Berita
24 Oktober 2026 10:13
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?