Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 September 2026 14:02 2:02 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 September 2026 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Tepi buku-buku itu tampak menghitam. Bagian tengahnya yang tak sempat terbakar terlihat baru. Salah satunya, sebuah buku tulis, nampak tersingkap sampulnya. Tidak ada satupun goresan tinta di halamannya.

Daftar isi
  • Anak-anak Target Utama Serangan ‘Israel’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Buku milik Wafa’a, bocah perempuan berusia 6 tahun, itu ditemukan di antara puing-puing kendaraan yang berlumuran darah. Tepat di tempat Wafa’a dan ayahnya Yousef Akila syahid dibom ‘Israel’.

Melansir Quds News Network pada Ahad (06/09/2026), hari itu seharusnya adalah hari pertama Wafa’a masuk sekolah dasar.

Rekaman video dan foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan tersebut rusak parah dan hangus terbakar.

Tujuh orang lainnya terluka dalam dua serangan ‘Israel’ di kamp pengungsi Al-Shati, sebelah barat Kota Gaza.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terjadi peningkatan serangan ‘Israel’ di wilayah Jalur Gaza yang dilanda perang, meskipun gencatan senjata telah diberlakukan sejak bulan Oktober.

Lebih dari 1.330 warga Palestina syahid akibat serangan ‘Israel’ di seluruh Jalur Gaza sejak gencatan senjata yang didukung AS mulai berlaku.

Kementerian tersebut menyatakan bahwa total jumlah korban jiwa akibat perang ‘Israel’ di Gaza juga telah melampaui 73.470 orang.

Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, ‘Israel’ telah melanggar gencatan senjata lebih dari 3.700 kali.

Gedung apartemen, pasar, kendaraan, dan kafe terus menjadi sasaran serangan. Dalam beberapa kasus, keluarga menerima perintah pengungsian hanya beberapa menit sebelum rumah mereka dibom, sementara banyak keluarga lainnya sama sekali tidak menerima peringatan.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, mengecam serangan ‘Israel’ di Jalur Gaza, seraya menyatakan bahwa “pola pembunuhan yang tiada henti” mencerminkan “impunitas mutlak” yang dinikmati Israel.

“Warga Palestina masih terus tewas dan terluka di sisa-sisa rumah mereka, di tempat penampungan dan tenda-tenda pengungsi, di jalanan, di dalam kendaraan, serta di fasilitas medis dan ruang kelas,” ujar Turk.

“Kami berduka saat Gaza kembali mencapai tonggak sejarah yang tragis… Ribuan orang lainnya—yang sebelumnya diberi tahu bahwa masa-masa terburuk telah berlalu—kini masih harus memakamkan orang-orang terkasih mereka,” kata Fikr Shalltoot, direktur Gaza untuk organisasi Medical Aid for Palestinians.

Anak-anak Target Utama Serangan ‘Israel’

Lebih dari 270 anak Palestina syahid dalam serangan ‘Israel’ di Jalur Gaza sejak dimulainya apa yang disebut sebagai gencatan senjata yang didukung AS.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sebanyak 272 anak tewas dalam serangan ‘Israel’ di seluruh Jalur Gaza hingga 16 Agustus, sementara 1.174 lainnya terluka. Di antara para korban juga terdapat 135 perempuan, 39 lansia, dan 819 laki-laki.

Pasukan ‘Israel’ terus melakukan genosida terhadap warga Palestina dengan secara sengaja menargetkan anak-anak di Jalur Gaza, demikian temuan Komisi Penyelidikan independen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada bulan Agustus, badan PBB untuk urusan anak-anak menyatakan bahwa setidaknya 300 anak telah syahid di Gaza dalam kurun waktu sekitar 300 hari sejak apa yang disebut sebagai “gencatan senjata” diumumkan pada 10 Oktober 2025—rata-rata satu anak setiap harinya.

Ratusan anak lainnya terluka, banyak di antaranya mengalami luka parah, ungkap UNICEF dalam sebuah pernyataan. “Gencatan senjata yang mengakibatkan rata-rata satu anak tewas setiap harinya adalah kegagalan bagi anak-anak,” ujar Edouard Beigbeder, Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Anak-anak di Gaza masih menantikan berakhirnya kekerasan yang telah dijanjikan kepada mereka.”

Dalam satu serangan di bagian barat Kota Gaza pada 2 Agustus, warga menemukan jenazah bayi yang belum lahir dari balik reruntuhan setelah serangan tersebut menewaskan seorang perempuan hamil, suaminya, dan putra mereka yang berusia lima tahun.

Lebih dari 64.000 anak syahid atau terluka di Gaza antara 7 Oktober 2023 dan 7 Oktober 2025, menurut data PBB.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anak-Anak Palestinagenosida GazaHeadlineJalur GazapalestinaTahun Ajaran Baru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Tulisan selanjutnya Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Berita
20 Oktober 2026 13:24
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

17 Oktober 2026 21:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?