Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 September 2026 16:44 4:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 September 2026 16:44
Bagikan
Presiden Uganda Yoweri Musevani.
Bagikan

Hidayatullah.com– Uganda menangguhkan semua kerja sama militer dan pertahanan dengan Turki karena Ankara masih terus menolak untuk mengekstradisi seorang blogger Uganda yang juga pengkritik vokal Presiden Yoweri Museveni.

Fred Lumbuye, yang mengasingkan diri di Turki, menghadapi 15 dakwaan pidana di Uganda, termasuk menyulut aksi kekerasan, menyebarkan informasi palsu dan menyalahgunakan komputer.

Pimpinan militer Uganda Muhoozi Kainerugaba, putra Museveni’ yang digadang-gadang akan menjadi penerus kekuasaan ayahnya, berulang kali bertikai dengan pihak berwenang Turki terkait upaya pemulangan disiden Uganda tersebut.

“Pasukan Pertahanan Rakyat Uganda (UPDF) dengan segera menangguhkan semua kerja sama pertahanan dan militer dengan Republik Turki,” kata juru bicara militer Chris Magezi dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (20/9/2026) seperti dilansir RFI.

“Kebijakan ini akan tetap berlaku sampai masalah-masalah berkaitan dengan kerja sama militer dan pertahanan yang saling menguntungkan antara kedua negara diselesaikan,” imbuh Magezi.

Baca Juga

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah ratusan warga Uganda yang terafiliasi dengan Patriotic League of Uganda (PLU) — sebuah kelompok sipil dan penekan politik yang berkaitan dengan Kainerugaba – berunjuk rasa di luar Kedutaan Besar Turki di ibu kota Kampala, menuntut ekstradisi Lumbuye.

“Kami berkumpul di sini hari ini bukan sebagai musuh rakyat Turki tetapi sebagai patriot Uganda yang sangat kecewa,” kata Fadil Twalla, sekjen PLU. “(Lumbuye) berbasis di Turki dan dari sana terus melancarkan serangan atas pemimpin nasional kami.”

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Kainerugaba menulis, “Saya berterima kasih kepada massa patriotik PLU yang hebat atas demonstrasi mereka di Kedutaan Besar Turki kemarin. Mereka membuktikan bahwa mereka memiliki semangat singa. Turki akan mematuhi semua tuntutan kami. Jika tidak, kehidupan mereka di Uganda tidak akan tenang.”

Pada Juli 2022, pengadilan di Turki menolak permintaan resmi Uganda supaya Lumbuye diekstradisi.

Status Lumbuye di Turki tidak jelas. Namun, unggahannya dan kanalnya di YouTube tentang politik Uganda dilihat oleh ribuan orang, sehingga dia memiliki kelebihan media sebagai alat mengkritik penguasa yang tidak dimiliki oleh para pengkritik yang tinggal di dalam negeri.

Pada bulan Mei Museveni memenangkan pemilu sehingga dia kembali menjabat sebagai presiden untuk periode ketujuh.Para analis mengatakan bahwa putra Museveni sudah menjadi kekuatan dominan di negara itu di tengah maraknya pemberangusan terhadap para pengkritik.

Hubungan pertahanan Uganda -TurkiUganda dan Turki telah menjalin hubungan pertahanan yang erat selama hampir satu dekade.Pada Juni 2016 mereka menandatangani perjanjian kerja sama industri pertahanan, yang kemudian diperluas dengan perjanjian pelatihan militer lainnya pada tahun 2022.

Bidang kerja sama tersebut meliputi pelatihan militer, persenjataan dan peralatan pengawasan, transfer teknologi, serta kerja sama dalam pemberantasan terorisme dan keamanan.

Pihak militer tidak memberikan penjelasan terperinci mengenai masalah yang belum terselesaikan di balik penangguhan tersebut. Namun , keputusan itu dibuat menyusul adanya ancaman pembatalan kontrak jalur kereta api SGR senilai $3 miliar dengan perusahaan Turki Yapi Merkezi, serta ancaman untuk mengusir warga Turki dari Uganda.

Media Turki melaporkan pada bulan Juni bahwa pembatalan kontrak oleh Kainerugaba itu “mengintensifkan serangkaian tindakan dan sikap bermusuhan yang ditujukan kepada Turki”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran

Berita
24 September 2026 16:26
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Terbaru

  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

27 September 2026 05:06
Berita

Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

26 September 2026 17:14
Berita

Hujan Deras Merendam Bangkok

26 September 2026 16:39
Uni Eropa Bendera
Berita

Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi

26 September 2026 14:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?