Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 September 2026 21:34 9:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 September 2026 21:34
Bagikan
Pasukan Amerika Serikat melintasi perbatasan Suriah-Iraq melalui wilayah semi-otonomi Kurdistan Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com-– Amerika Serikat hari Rabu (30/9/2026) mengatakan pihaknya secara resmi mengakhiri misinya melawan kelompok-kelompok ekstremis di Iraq, menyusul penarikan pasukan dari pangkalan Erbil yang terletak di daerah Kurdistan.

Setelah lebih dari satu dekade, pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka mengakhiri operasinya untuk memerangi ISIS di Iraq dan negara tetangga Suriah.

ISIS, yang sempat menguasai banyak wilayah Iraq dan Suriah, berhasil ditaklukkan di Iraq pada 2017 dan di Suriah pada 2019, tetapi pasukan koalisi pimpinan AS masih bercokol untuk memerangi sisa-sisa kelompok bersenjata itu.

“Hari ini, Amerika Serikat dan mitra-mitra Koalisi kami secara resmi mengakhiri Operation Inherent Resolve in Iraq, sejalan dengan pernyataan bersama AS-Iraq pada September 2024 serta kepentingan nasional Amerika Serikat,” kata kepala juru bicara Pentagon Sean Parnell dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

“Kepergian secara tertib pasukan koalisi beserta perlengkapannya dari Pangkalan Udara Erbil menandai akhir misi militer yang sukses yang mengalahkan ISIS di Iraq,” kata Parnell.

Baca Juga

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

Pada tahun 2024 Baghdad dan Washington setuju untuk menyudahi misi pasukan koalisi, dan pasukannya ditarik secara bertahap dari pangkalan-pangkalan yang tersebar di sejumlah daerah di Iraq, membatasi kehadiran mereka di wilayah otonomi Kurdistan.

Pemerintah Iraq meyakini bahwa penarikan pasukan koalisi tersebut menghilangkan alasan yang digunakan faksi-faksi militan dukungan Iran untuk mempertahankan senjata mereka.

US Central Command dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Combined Joint Task Force-Operation Inherent Resolve (CJTF-OIR) masih beroperasi dan sekarang bermarkas di Yordania sementara pasukan AS melanjutkan misi kontra-ISIS di Suriah bersama mitra-mitra koalisi dan pemerintah Suriah.

“Kerja bagus untuk puluhan ribu anggota militer Amerika, diplomat, dan personel sipil yang ditugaskan di Iraq,” puji komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper.

“Berkat ketabahan, pengorbanan, dan profesionalisme Anda, ISIS tidak lagi menjadi ancaman sistemik bagi keamanan nasional Iraq dan pasukan keamanan Iraq, termasuk Peshmerga dan pasukan keamanan Wilayah Kurdistan Iraq lainnya, mereka sekarang memiliki kapasitas, kepemimpinan, dan kemandirian operasional untuk mengatasi ancaman terhadap tanah air mereka.”

Terletak di Iraq utara, Pangkalan Udara Erbil berfungsi sebagai pusat operasional utama bagi CJTF-OIR , dan menjadi tuan rumah bagi sebagian besar dari 1.500 pasukan Amerika dan Koalisi yang mendukung operasi kontra-ISIS.

“Saat kami mundur dan menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab utama atas keamanan Iraq kepada Pemerintah Iraq dan rakyat Iraq yang berani, pasukan AS dan koalisi yang ditempatkan di di seluruh kawasan ini akan tetap siap siaga untuk menghadapi ancaman ISIS yang muncul kembali,” kata Cooper.

“Mempertahankan kewaspadaan dan kesiapan kami sangat penting untuk melindungi wilayah Amerika Serikat dan memperkuat keamanan regional,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas

Berita
28 September 2026 15:48
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Terbaru

  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

29 September 2026 20:51
Berita

UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

29 September 2026 20:47
Berita

Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

29 September 2026 18:47
Berita

Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100

28 September 2026 16:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?