Hidayatullah.com – Presiden AS Donald Trump pada Ahad menyatakan dukungan “penuh dan total” bagi gembong Zionis Benjamin Netanyahu dalam pemilihan umum ‘Israel’ pada tanggal 27 Oktober.
Trump menyebut AS mungkin akan menghadapi ancaman regional sendirian jika rakyat ‘Israel’ memilih pemimpin lain.
“Jika Israel memiliki pemimpin yang salah—siapa pun selain Bibi—maka Amerika harus menanggung beban ini sendirian, dan saya tidak berniat melakukan itu,” tulis Trump di Truth Social.
Dalam unggahannya, Trump mengklaim bahwa hanya Netanyahu yang dapat memastikan ‘Israel’ memikul tanggung jawab keamanannya sendiri.
Ia kemudian memuji Netanyahu sebagai sosok yang “kuat, berani, dan brilian.”
Dukungan Trump untuk Netanyahu juga disampaikannya dalam wawancara dengan media ‘Israel’. Kepada Channel 12 Israel, Trump menyebut ia memang berniat menyatakan dukungannya kepada Netanyahu, namun ia menunggu waktu yang tepat.
Saat ditanya apakah ia bisa bekerja sama dengan pemimpin Israel yang berbeda, Trump menjawab: “Mungkin bisa, mungkin tidak. Siapa yang mau mengambil risiko itu?”
Penjahat perang
Dukungan ini muncul di saat Netanyahu menghadapi tekanan dari lawan politiknya terkait penanganan perang ‘Israel’ di Gaza.
Otoritas Palestina melaporkan bahwa lebih dari 74.000 orang syahid dan sekitar 175.000 orang terluka sejak Oktober 2023.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada November 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Sementara itu, Mahkamah Internasional (ICJ) terus menyidangkan kasus genosida yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap ‘Israel’.*




