Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Empat Ponpes di Jombang Jadi Tempat Muktamar NU

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Juli 2015 17:29 5:29 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 30 Januari 2015 21:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2015 dijadwalkan digelar di empat pondok pesantren di Jombang, Jawa Timur, yakni Darul Ulum, Bahrul Ulum, Mamba’ul Ma’arif Denanyar, serta Tebuireng.

“Empat pondok pesantren itu akan dijadikan lokasi sidang-sidang dalam agenda muktamar mendatang,” ujar Ketua Pengurus Besar NU Saifullah Yusuf di Surabaya, Jumat (30/1/2015).

Selain untuk agenda sidang, di pondok pesantren tersebut juga akan digunakan sebagai tempat menginap peserta muktamar yang datang dari pengurus cabang dan wilayah se-Indonesia.

Panitia juga memanfaatkan Alun-alun Kabupaten sebagai lokasi sidang pleno yang nantinya dipasang tenda berukuran besar.

Muktamar NU ke-33 yang diselenggarakan pada 1-5 Agustus 2015 tersebut menggunakan sistem “ahlul halli wal aqdi” (AHWA) atau musyawarah ulama dalam pemilihan rais/ketua.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sistemnya memakai ahlu halli wal aqdi untuk menghindari adu kiai sehingga tidak langsung,” kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, dilansir Antara.

Ia menjelaskan, nanti ada sembilan kiai kharismatik yang diusulkan dari bawah, lalu akan memilih salah satu di antara mereka sebagai Rais Aam Syuriah dalam muktamar dan akhirnya menetapkan beberapa calon ketua umum untuk diserahkan muktamirin untuk dipilih.

“Dengan cara ini juga dilakukan untuk menghindari aksi dukung-mendukung yang mencolok di antara para kiai. Agar tidak seperti Pilkada,” tukas mantan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal itu.

Meski masih dilangsungkan beberapa bulan lagi, namun nama-nama calon ketua umum dan Rais Aam sudah mengemuka, antara lain pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Salahuddin Wahid dan petahana Said Aqil Siroj.

Sedangkan untuk Rois Aam dua nama, yakni KH Mustofa Bisri (Gus Mus) yang merupakan petahana, serta mantan Ketua Umum PBNU yang kini menjabat Dewan Pertimbangan Presiden KH Hasyim Muzadi.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muktamar NU ke-33Pesantren Tambak BerasPesantren Tebuireng
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sanad Al Arba’in An Nawawiyah Mesir Melalui 7 Ulama Indonesia
Tulisan selanjutnya Korban Rentenir, Kartu ATM Disita dan Ginjal Nyaris Dijual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?