Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ulang Tahun ke-23, Hamas Tetap Tak Akui Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Desember 2010 09:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Sebuah pemandangan lautan bendera hijau membentang ratusan meter sampai ke panggung. Seorang anak laki-laki berusia enam tahun berpakaian tempur, termasuk militer, rompi anti peluru dan senjata mainan. Demikian gambaran yang mewarnai hari jadi kelompok pejuang Hamas ke-23.

Di depan puluhan ribu warga Palestina di Jalur Gaza, Perdana Menteri Palestina yang sah, Ismail Haniyah mengatakan Hamas tetap tidak akan mengakui Israel. Haniyah juga mengatakan akan melindungi pendirian warga Palestina.

Ada sedikit hal baru dalam pidato Ismail Haniya. Setelah dua puluh tiga tahun berdirinya gerakan ini,  peringatan itu tetap nampak, meski tetap menunjukkan menunjukkan kekuatannya.

Dalam pidatonya Haniya mengatakan, bahwa gerakan tersebut akan \”melanjutkan pengoreksian penyimpangan sejarah\” yang menimpa warga Palestina akibat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengakui Israel.

\”Hari ini, pada ulang tahun berdirinya, Hamas menekankan bahwa komitmen terhadap prinsip rekonsiliasi,\” ujar Haniya  di depan yang memenuhi jalan-jalan Kota Gaza, sambil melambai-lambaikan spanduk warna hijau.

\”Rekonsiliasi adalah suatu keharusan agar rakyat Palestina kembali persatuan mereka dalam menghadapi pendudukan,\” katanya.

Haniya berpidato kepada lebih dari 100.000 pendukung Hamas serta anggotanya yang berkumpul dengan keluarga mereka di alun-alun Al Katiba, Gaza City dan dia naik ke podium melalui gambar yang menampilkan Masjid Al Aqsa di Jerusalem.

Haniya menyerukan kembali tawaran sebelumnya yang diberikan oleh pendiri Hamas, Ahmed Yassin, bahwa Hamas dapat bertahan dalam baku tembak jangka panjang dengan Israel tanpa mengakui negara Yahudi dengan mengatakan \”kami memerdekakan apa yang dapat kami bebaskan di Tepi Barat, Jalur Gaza, Jerusalem atau kawasan lain kemudian perdamaian\”.

Haniya juga mengkritisi Pemerintah Nasional Palestina di Tepi Barat yang \”memerintah di balik mimpi\”, dengan mendesak mereka untuk melakukan kesungguhan atas perdamaian dan \”upaya perlawanan bersenjata\”.

Hamas memangkan Pemilu secara sah, meski akhirnya Amerika menolak mengakuinya. Amerika bersama sekutunya bahkan menetapkan Hamas  sebagai organisasi “teroris”. Hamas akhirnya kembali mengangkat senjata dan mengambil alih Jalur Gaza melalui perlawanan pada 2007, satu tahun setelah Pemilu parlemen.[bbc/prtv/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hermawan Kartajaya: Nabi Muhammad Itu Berkarakter Pemasaran
Tulisan selanjutnya Bukti Ada Kerjasama Indonesia dengan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Berita
28 September 2026 07:00
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?