Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Syi’ah Ingin Jadikan Iran Sebagai Pusat Peradaban

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 April 2011 10:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Rabu (06/4), Forum Studi Islam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FSI FISIP) Universitas Andalas, Padang mengadakan seminar dengan tajuk “Ancaman Syi’ah Dibalik Politik Luar Negeri Timur Tengah“.

Acara yang dilaksanakan di Studio Pusat kegiatan Mahasiswa (PKM) lantai 1 Universitas Andalas, Limau Manih, Padang ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa yang ada di Universitas-universitas di Padang pada khususnya dan masyarakat Sumatera Barat pada umumnya mengenai aliran Syi’ah, pergerakan sosial politik, serta visi misi yang ada dibalik aliran Syi’ah yang ternyata menurut pemateri kedua pada seminar ini sudah sangat menyimpang dari ajaran islam. Selain itu, dengan adanya seminar ini diharapkan agar masyarakat muslim Indonesia tidak mudah tertipu dengan ajaran-ajaran yang tidak sesuai lagi dengan syari’at.

Pemateri yang mengisi acara ini adalah Drs. Thamrin, M.Si yang merupakan dosen jurusan ilmu politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik, beliau adalah pakar dari politik luar negeri yang menjabarkan tentang eksistensi dan pengaruh Syi’ah dalam Politik Luar Negeri Iran sebagai Negara yang merupakan homeland dari aliran Syi’ah di dunia.

Dalam makalahnya, Thamrin memaparkan bahwa Syi’ah ingin menjadikan Iran sebagai pusat peradaban di dunia, sehingga Iran selalu memberikan respon yang cepat terhadap semua isu yang ada di Negara-negara islam dunia termasuk isu hubungan antara Negara Islam dunia dengan Negara-negara barat.

Pemateri kedua adalah Ust. Zulkifli Hasna, Lc , menjabarkan lebih detail tentang syi’ah itu sendiri dan penyimpangan-penyimpangan apa yang ada dalam ajaran syi’ah. Dalam paparannya, Zulkifli memberi tekanan disini dengan menyebutkan budaya taqqiyah dalam Syi’ah. Taqqiyah merupakan ajaran yang mengatakan bahwa kebohongan adalah ibadah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hal ini dinilai Zulkifli sangat berbeda dengan ajaran Islam kebanyakan dan juga bertentangan dengan ajaran kitab suci umat Islam, al-Qur’an, yang secara tegas menyataan bahwa kebohongan adalah hal yang sangat dilarang. Lebih lanjut dijabarkan tentang banyak penyimpangan penyimpangan lain dalam ajaran syi’ah yang ternyata sudah memasuki wilayah-wilayah seperti wilayah keilmuan, pemerintahan dan banyak wilayah lain dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehingga masyarakat dimintakan untuk sangat berhati-hati dan selektif dalam bertindak dan menerima doktrin, sehingga tidak akan mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran yang bersimpangan dengan prinsip ajaran islam.

Minimnya jumlah peserta yang menandakan masih rendahnya minat mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang kajian keagamaan , sehingga kecendrungannya adalah bahwa pengetahuan keagamaan khusunya pengetahuan mengenai syi’ah ini tidak menjangkau masyarakat secara keseluruhan. Hal ini lah yang menyebabkan banyak sekali masyarakat awam yang terjebak dalam doktrin-doktrin yang bertentangan dengan ajaran agama kita sebenarnya.

Diharapkan kedepannya, minat mahasiswa khususnya dan masyarakat pada umumnya dapat mengalami peningkatan dalam kajian-kajian ilmiah berbasis keagamaan, atau kajian keagamaan itu sendiri, sehingga Indonesia sebagai Negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dapat menjadi pusat peradaban islam yang prinsipil. Hal ini dapat diwujudkan melalui organisasi-organisasi berbasis keagamaan seperti FSI FISIP ini.

Dengan adanya bibit-bibit pemuda yang peduli kepada kedua hal baik ilmu maupun agama, baik dunia maupun akhirat, dimasa depan akan banyak yang akan mengikuti langkah kepedulian mereka , sehingga mayoritas mahasiswa muslim akan peduli kepada agama mereka sehingga di masa depan akan lebih banyak lagi mahasiswa dan organisasi mahasiswa yang akan mengangkatkan acara-acara seperti ini.*/kiriman Han Fatih

Foto: kaum Syi’ah memperingati Asyura

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahayaold migratesesatsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aleppo dan Kisah Pemimpin yang Menyebalkan
Tulisan selanjutnya Perempuan Aceh Minta Syariat Islam Kaffah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?