Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Militer Myanmar Impor $1 Miliar Senjata Sejak Kudeta 2021

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2023 17:15 5:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2023 17:15
Bagikan
Polisi Myanmar
Bagikan

Hidayatullah.com– Militer Myanmar mengimpor senjata bernilai $1 miliar sejak kudeta Februari 2021 dan menggunakannya “untuk melakukan kekejaman,” kata seorang tenaga ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam sebuah laporan yang dirilis hari Rabu (17/5/223).

Pertempuran merebak di sejumlah daerah sejak kudeta, termasuk bentrokan bersenjata antara militer dengan kelompok-kelompok pemberontak etnis dan kelompok-kelompok rakyat bersenjata yang menamakan diri mereka “Pasukan Pertahanan Rakyat”.

Militer telah membunuh sedikitnya 3.500 warga sipil dan jumlah tahanan politik membengkak hingga 20.000, menurut laporan itu seperti dilansir AFP.

Persenjataan bernilai$1 miliar yang diimpor militer Myanmar mulai kudeta 1 Februari 2021 sampai Desember 2022 kebanyakan berasal dari pemasok di Rusia, China, Singapura, dan India.

Junta mengimpor senjata dan peralatan senilai $406 juta dari Rusia dan $267 juta dari China, termasuk dari entitas milik negara. Perusahaan-perusahaan India dan entitas milik negara itu memasok $51 juta dalam bentuk barang.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Perusahaan-perusahaan yang berbasis di Singapura memberikan tambahan pasokan sebesar $254 juta, sedangkan peralatan sebesar $28 juta berasal dari entitas yang berbasis di Thailand.

“Persenjataan ini, dan material-material untuk membuatnya, terus mengalir tanpa kendala ke tangan militer Myanmar meskipun ada banyak bukti bahwa persenjataan itu dipergunakan untuk melakukan kekejaman,” kata Tom Andrews, pelapor khusus PBB untuk bidang HAM di Myanmar.

Impor-impor tersebut dengan mudah mengelak dari sanksi internasional yang melarang perdagangan senjata dengan Myanmar, kata Andrews.

Dalam laporannya Andrews menyebutkan secara khusus serangan terhadap sebuah desa yang dikontrol oposisi yang menewaskan sekitar 170 orang, termasuk anak-anak, sebagai contoh “diduga kejahatan perang” yang dilakukan junta.

Andrews menulis sebuah jet tempur menjatuhkan dua bom di atas desa Pazi Gyi di daerah Sagaing di bagian tengah Myanmar. Serangan itu menarget acara peresmian sebuah kantor National Unity Government, pemerintah bayangan yang didominasi oleh anggota-anggota parlemen dari partai pimpinan Aung San Suu Kyi.

Tidak lama kemudian itu, dua helikopter serang tiba di desa tersebut dan mulai menembaki para penyintas dan orang-orang yang berusaha menolong, imbuhnya.

Para pelapor khusus mendapatkan mandat dari UN Human Rights Council tetapi tidak dibayar oleh lembaga itu. Mereka adalah tenaga ahli independen yang tidak berbicara atas nama PBB.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:juntamilitermyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Christian Snouck Hurgronje dan Strategi Pemisahan Pribumi-Arab
Tulisan selanjutnya Bibel Hebrew Tertua Codex Sassoon Laku Dijual $38 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?