Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hacker Rusia dan Anonymous Gempur Situs Pemerintah ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2023 03:07 3:07 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Oktober 2023 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kelompok peretas atau hacker Rusia yang dikenal sebagai Killnet secara resmi mendeklarasikan perang siber terhadap “Israel”. Kelompok ini mengumumkan niatnya untuk meluncurkan serangan siber besar-besaran yang menargetkan berbagai sistem pemerintah di Israel, dilansir AlBawaba News, Ahad (08/10/2023).

Serangan siber Killnet usai serangan mendadak terhadap pos-pos militer Zionis Israel. Pada hari Sabtu (07/10/2023) pagi, Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengumumkan dimulainya Operasi “Taufan Al-Aqsha” terhadap ‘Israel’ dan meluncurkan 5000 ribu roket, lansir Al Jazeera.

“Pemerintah Israel, Anda bertanggung jawab atas pertumpahan darah ini. Pada tahun 2022, Anda mendukung rezim teroris di Ukraina. Anda mengkhianati Rusia. Hari ini, Killnet secara resmi memberitahukan hal ini kepada Anda! Semua sistem pemerintahan Israel akan menjadi sasaran serangan kami!” Killnet mengatakan di situs web yang diretas, lansir Cybernews (08/10/2023).

Anonymous Sudan, sebuah kelompok hacker lainnya, yang secara luas diduga bukan anonim atau orang Sudan – tetapi orang Rusia, telah berpihak pada Hamas dan Killnet di Telegram.

Kelompok ini menyerang situs The Jerusalem Post pada hari Minggu. Outlet media tersebut mengatakan di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter: “Jerusalem Post telah menjadi target beberapa serangan siber pagi ini yang menyebabkan situs kami lumpuh.”

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Kami akan segera kembali dan akan terus menjadi sumber informasi utama mengenai Operasi Pedang Besi dan serangan-serangan mematikan yang dilakukan oleh Hamas.”

Pada hari Sabtu, Anonymous Sudan mengklaim telah menargetkan Iron Dome Israel, sistem pertahanan udara segala cuaca milik negara tersebut, dan juga mengatakan telah menyerang aplikasi Alert di Israel.

Kelompok hacker Rusia lainnya, Cyber Army of Russia, melakukan jajak pendapat untuk menentukan pihak mana yang harus mereka dukung pada hari Minggu malam.

Di Pakistan, kelompok yang menggunakan nama “Team Insane PK” mengatakan bahwa mereka telah meretas pembangkit listrik tenaga air di Israel dan berencana untuk merilis datanya nanti.

Group-IB, sebuah perusahaan keamanan siber yang berbasis di Singapura, mengatakan pada hari Minggu melalui platform Threat Intelligence bahwa berbagai kelompok aktor ancaman telah memasuki konflik antara Israel dan Hamas.

“Kami telah melihat bahwa kelompok-kelompok aktor ancaman memasuki keributan dan melancarkan serangan terhadap situs-situs web pemerintah dan sistem TI di tengah eskalasi konflik Israel-Palestina,” ujar para peneliti di X.

Para kepala pertahanan “Israel” menghadapi pertanyaan yang berkembang mengenai bagaimana bencana itu bisa terjadi di negara yang aparat intelijennya dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Sementara itu, hingga saat ini, kelompok pejuang Palestina masih terus melakukan perlawanannya, sementara Israel terus melakukan bombardir gedung-gedung perkantoran, rumah sakit dan pemukiman warga Gaza.

Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Palestina, sekitar 413 warga Palestina terbunuh dalam serangan udara “Israel”. Termasuk 78 anak-anak dan 41 perempuan. Selain itu, 2.300 warga Palestina lainnya terluka.

Sementara di pihak Zionis, menurut media “Israel”, sekitar 700 orang dilaporkan tewas.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anonymoushackerHacker RusiaisraelKillnetKonflik Palestina-Israelpalestinaserangan siber
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Brigade Al-Qassam Bagikan Rekaman Penyerbuan Markas Militer Zikim
Tulisan selanjutnya Strategi Hamas dan Peta Baru Timur Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?