Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB: Pertempuran di Myanmar Utara Menyebabkan 50.000 Orang Mengungsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2023 16:21 4:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2023 16:21
Bagikan
Seorang pria Muslim Rohingya membawa kedua orang tuanya sejauh 100 mil untuk melepaskan diri aksi pembersihan etnis tentata Burma/Myanmar menuju Banglades baru-baru ini
Bagikan

Hidayatullah.com– Hampir 50.000 kehilangan tempat tinggal disebabkan pertempuran yang terjadi di bagian utara Myanmar, setelah aliansi kelompok bersenjata etnis melancarkan serangan terhadap militer, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Jumat (10/11/2023).

Pertempuran sudah berlangsung selama dua pekan di berbagai daerah di negara bagian Shan dekat perbatasan China.

Myanmar National Democratic Alliance Army (MNDAA), Ta’ang National Liberation Army (TNLA) dan Arakan Army (AA) mengatakan mereka telah merebut puluhan pos militer dan memblokir jalur perdagangan penting ke negeri Tiongkok.

“Per 9 November, hampir 50.000 orang di utara Shan terpaksa kehilangan tempat tinggalnya,” kata United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UNOCHA) dalam pemutakhiran informasimya seperti dilansir AFP.

UNOCHA mengatakan bentrokan bersenjata menghalangi penyaluran bantuan kemanusiaan.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Pembatasan transportasi dan ketersediaan uang tunai menghambat organisasi kemanusiaan lokal untuk memberikan bantuan, katanya.

Sebanyak 40.000 orang lainnya terpaksa mengungsi akibat bentrokan antara militer dan lawan-lawannya di negara bagian tetangga Sagaing dan Kachin sejak awal November, kata UNOCHA.

Beijing, sekutu utama dan pemasok senjata junta Myanmar, pada hari Selasa membenarkan adanya korban dari pihak Tiongkok akibat bentrokan di Myanmar.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri tidak mengatakan apakah warga China itu terbunuh atau terluka, atau di mana tepatnya insiden itu terjadi.

Militer Myanmar tidak banyak berkomentar mengenai serangan mendadak tersebut, tetapi awal pekan ini presiden yang ditunjuk junta memperingatkan bahwa negara tersebut bisa saja “terpecah menjadi beberapa bagian” jika militer tidak mampu mengatasi serangan-serangan tersebut.

Daerah-daerah di perbatasan Myanmar adalah tempat bercokol lebih dari selusin kelompok etnis bersenjata, beberapa di antaranya telah berperang melawan militer selama beberapa dekade demi menuntut otonomi dan kendali atas sumber daya alam yang melimpah di kawasan itu.

Sebagian dari mereka telah melatih dan mempersenjatai People’s Defence Forces (PDF), kelompok baru yang muncul sejak kudeta militer 1 Februari 2021.

Awal pekan ini, beberapa kelompok PDF mengklaim telah menguasai kota Kawlin di negara bagian Sagaing, tempat tinggal kebanyakan etnis Bamar dan tempat militer biasanya melakukan rekrutmen anggota baru.

Sagaing, yang berbatasan dengan negara bagian Shan dan Kachin, telah menjadi tempat perlawanan milisi etnis terhadap junta.

Belasan kelompok yang tergabung dalam PDF aktif di berbagai daerah di Sagaing, di mana militer dituduh melakukan pembakaran rumah dan pembantai penduduknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:juntamilitermyanmarPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antony Blinken dan Mahmoud Abbas Alasan Mengapa ‘Israel’ Mempertahankan Otoritas Palestina
Tulisan selanjutnya 6 Narasi Sinisme Perjuangan Palestina = Propaganda Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?