Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pertama di Jerman Frankfurt Nyalakan Lampu Dekorasi Ramadan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Maret 2024 07:50 7:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Maret 2024 07:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kota Frankfurt hari Ahad (10/3/2024) menyalakan lampu dekorasi menandai bulan suci umat Islam Ramadhan, yang untuk pertama kalinya dilakukan di Jerman menurut media setempat.

Tulisan besar berbunyi “Happy Ramadan” disertai lampu display membentuk bintang, lentera dan bulan secara resmi dinyalakan pada acara seremoni Ahad malam, menerangi area pejalan kaki di pusat kota di mana terdapat banyak restoran dan kafe.

Pejabat setempat dan media Jerman mengatakan itu merupakan yang pertama dilakukan di sebuah kota di Jerman.

Wali Kota Nargess Eskandari-Gruenberg menyebutnya sebagai “gestur yang cantik” yang menandakan “kehidupan saling berdampingan secara damai bagi semua orang di Frankfurt”.

“Di masa krisis dan perang, chaya lampu ini merupakan sinyal harapan bagi semua orang dan mempererat kohesi di dalam masyarakat urban kami yang beragam ini,” kata pejabat wanita itu dalam sebuah pernyataan awal pekan ini seperti dilansir AFP.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

Kota Frankfurt di bagian barat Jerman merupakan sebuah kota pusat finansial dengan populasi lebih dari 700.000 orang dan tempat tinggal sekitar 100.000 Muslim.

Lampu Ramadhan itu dikabarkan menggunakan uang pemerintah setempat sedikitnya 75,000 euros ($82,000).

Sementara itu di Cologne, dekorasi Ramadhan juga ditampilkan untuk pertama kalinya, lapor koran Bild. Namun, pendanaan dekorasi tersebut berasal dari donasi pribadi bukan anggaran pemerintah setempat.

Coordinating Council of Muslims cabang kota Frankfurt menyambut baik pemasangan lampu Ramadhan itu sebagai tanda “apresiasi dan pengakuan keragaman budaya dan agama dari kota internasional ini.”

Namun, tidak semua pihak memberikan sambutan positif.

Robert Lambrou, seorang anggota dewan legislatif Hesse dari partai rasis anti-imogran dan anti-Islam AfD yang semakin populer di daerah itu, mengecam dekorasi Ramadhan tersebut dan menyebutnya sebagai “gestur ketundukan terhadap Islam”.

Ise untuk menggantung dekorasi tersebut berasal dari anggota dewan setempat Omar Shehata, yang merupakan politisi dari partainya Kanselir Olaf Scholz  Partai Sosial Demokrat. Shehata mengatakan kepada koran Frankfurter Allgemeine bahwa dia mengambil inspirasi dari London, ibu kota Inggris yang untuk pertama kalinya tahun lalu menyalakan dekorasi Ramadhan.

Menanggapi kritikan AfD, dia berkata, “Banyak orang di Frankfurt berdiri bersama menentang ektremisme sayap kanan anti-Semitisme dan rasisme anti-Muslim.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FrankfurtJermanRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahanan Palestina di Penjara ‘Israel’: “Selamat Datang di Neraka!”
Tulisan selanjutnya Gerombolan Bandit Nigeria Culik Puluhan Santri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Perketat Aturan Kelas Pelajaran Agama Islam

Berita
3 Oktober 2026 17:05
Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?