Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ekonom Unair Mengingatkan, Kripto Hanyalah Alat Mata Uang  

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 April 2024 20:26 8:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 April 2024 20:35
Bagikan
Mata uang kripto
Bagikan

Hidayatullah.com—Seringkali muncul orang-orang yang mendapat kekayaan dengan waktu yang cepat. Kekayaan tersebut berasal dari satu sumber yang digadang-gadang menjadi teknologi masa depan, yakni kripto.

Hal itu tak luput dari sorotan dosen ekonomi UNAIR Dr Imron Mawardi SP MSi. Katanya, kripto dapat memberikan kekayaan instan asalkan barangnya spesifik.

“Yang bentuknya cryptocurrency, ternyata banyak digunakan untuk instrumen investasi sehingga semakin diburu karena dianggap punya prospek masa depan dan harganya terus naik,” ungkapnya.

Mengenal Kripto dan Blockchain

Menurut Dr Imron, kripto sebenarnya sama dengan NFT (non-fungible token). Yang membedakan adalah NFT berbentuk lukisan/gambar, sedangkan kripto adalah mata uang/currency.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

“Kripto sebenarnya produk berbasis teknologi blockchain . Yang salah satunya, berupa currency yang disebut cryptocurrency seperti Bitcoin, Ethereum, dsb. Ada lagi yang berupa gambar, lukisan dll yang disebut NFT/non-fungible token,” jelasnya.

Crypto atau cryptocurrency adalah mata uang virtual yang tidak terikat otoritas bank maupun pemerintahan. Kripto sendiri tak bisa berjalan tanpa dukungan teknologi blockchain .

Blockchain  merupakan sebuah database publik yang mencatat transaksi yang terjadi, sehingga transaksi kripto bersifat transparan dan tidak dapat dihapus.

“Teknologi blockchain  dapat digunakan untuk membuat buku besar atau database yang tidak dapat diubah untuk melacak pesanan, pembayaran, akun, dan transaksi lainnya,” tambahnya.

Bisakah Kripto Memberi Kekayaan Instan?

Pada dasarnya, konsep kripto tak luput dari konsep dasar ekonomi supply and demand. Jadi, semakin tinggi demand (kebutuhan) akan suatu barang, maka nilai atau harganya juga semakin tinggi. Untuk kripto seperti Bitcoin, kata Imron, dibutuhkan mining untuk menciptakan atau menghasilkan kripto baru dengan jumlah terbatas.

“Jika yang membutuhkan banyak, maka harganya akan naik karena jumlahnya terbatas.”

Yang membuat kripto menjadi tidak seimbang nilainya adalah karena banyak orang menganggap cryptocurrency sebagai instrumen investasi masa depan. Kripto seharusnya hanya sebagai alat mata uang saja.

“Hanya saja, karena belum semua negara dan perusahaan menerima pembayaran crypto, maka harganya menjadi tidak standar. Isu sangat mempengaruhi harga crypto. Seperti ketika Elon Musk meng-endorse Bitcoin, harganya terus naik,” ungkapnya.

Karena dianggap sebagai instrumen investasi, bukan sebagai alat pembayaran, maka kripto bersifat volatile atau mudah berubah secara nilai dengan sangat cepat. Hal itulah yang membuat kripto dapat memberikan kekayaan instan bagi seseorang, juga kemiskinan instan jika pasar kripto tak lagi menginginkan kripto tersebut.

Oleh karena itu, Imron berpesan untuk bertransaksi kripto di platform yang resmi berizin dari Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). “Lihat aturannya apakah tidak melanggar ketentuan Bappebti. Sebab, banyak platform palsu yang bisa berujung penipuan.”

Dr Imron tak lupa menyoroti anak-anak usia sekolah yang terjun ke dunia kripto akibat opini idola mereka di media sosial. Menurutnya, anak belum dewasa tak seharusnya bertransaksi kripto.

Sebab, mereka belum terliterasi dengan baik. “Transaksi kripto ini high risk dan berbahaya bagi yang bukan risk taker,” tegasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekayaan instanKriptomata uangUNAIR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sultan Hassanal Bolkiah: Jangan Biarkan Nasib Umat Islam di Palestina Menderita
Tulisan selanjutnya Muslim Sydney Cemas jadi Sasaran setelah Penikaham Uskup karena Hina Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

Berita
4 Oktober 2026 14:22
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Berita

Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

3 Oktober 2026 20:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?