Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mufti Terengganu dan Perlis Kritik Penyalahgunaan Qunut Nazilah oleh Politisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juli 2024 09:02 9:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juli 2024 09:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Islam melarang Muslim membacakan qunut nazilah terhadap sesama Muslim karena doa itu meminta untuk kehancuran mereka, kata Datuk Mohamad Sabri Haron, mufti negara bagian Terengganu, Malaysia, menanggapi tindakan para politisi Perikatan Nasional di parlemen belum lama ini.

Mufti Terengganu mengatakan tujuan dari doa itu bisa dilihat dari masa-masa di mana Rasulullah Muhammad membacakannya, seperti ketika perang Uhud dan Ahzab.

“Islam melarang pembacaan qunut nazilah yang ditujukan kepada sesama Muslim, tidak peduli apapun perbedaan politik atau pandangan mereka,” tegasnya, seperti dikutip koran Sinar Harian hari Ahad (21/7/2024).

“Imam Al-Ghazali juga mengkritik doa-doa kehancuran yang ditujukan kepada sesama Muslim,” imbuhnya.

Awal pekan lalu, para politisi Perikatan Nasional yang duduk di Dewan Rakyat membuat kehebohan dengan membacakan qunut nazilah, menyusul pemberhentian anggota dewan dapil Machang, Wan Ahmad Fayhsal Wan Ahmad Kamal, untuk keperluan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait Malaysia Airports Holding Bhd.

Baca Juga

Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

Mereka berdalih hal itu dilakukan sebagai solidaritas terhadap rakyat Palestina. Namun, penjajarannya dengan video media sosial yang menampilkan “Qunut Nazilah” dan desakan pengunaannya untuk kejatuhan Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim dan pemerintahannya menimbulkan kecurigaan banyak pihak.

Secara terpisah, Mufti Perlis Datuk Mohd Asri Zainul Abidin juga mengkritik penampakkan doa ke publik untuk kepentingan terkait politik.

“Doa adalah permohonan seorang hamba kepada Sang Pencipta yang memiliki segala sesuatu. Itu adalah ungkapan dari apa-apa yang diinginkan dan dibutuhkan seorang hamba, yang memohon kepada Tuhannya supaya mengabulkannya,” kata Mufti Perlis yang lebih akrab disapa dengan panggilan Dr. MAZA.

Sebelumnya pada hari Jumat, Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail menyebut tindakan politisi Perikatan Nasional itu sebagai ekstremis dan menjadikan agama sebagai senjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MalaysiaPerikatan Nasionalqunut nazilah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Joe Biden Akhirnya Menyerah Alihkan Tongkat Capres ke Kamala Harris
Tulisan selanjutnya Kubu Partai Republik Desak Joe Biden Segera Tinggalkan Gedung Putih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Berita
26 September 2026 14:08
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

27 September 2026 16:44
Berita

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

27 September 2026 10:23
Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?