Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

BRIN: Internet Pengaruhi Peningkatan Hubungan Seks Remaja sebelum Menikah

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2024 17:02 5:02 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Oktober 2024 16:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andhika Ajie Baskoro mengatakan internet telah mempengaruhi peningkatan risiko hubungan seks pranikah di kalangan remaja.

Ia menyampaikan bahwa jumlah remaja dunia yang mencapai sekitar 1,2 miliar dan proporsi diperkirakan sekitar 16% dari jumlah keseluruhan. Di Asia Tenggara, jumlahnya diperkirakan sekitar 360 juta dan 20% dari populasi adalah remaja.

Sedangkan di Indonesia, jumlahnya diperkirakan sekitar 44 juta dan proporsinya diperkirakan sekitar 16%. Ia menyampaikan hal ini saat membahas pengenalan alat kontrasepsi dan edukasi seksual pada remaja dalam webinar “Repoductive Issues & Sexual Education (RISE)” dengan tema “Remaja Indonesia Melek Kontrasepsi, Perlukah?”.

“Data remaja tersebut menunjukkan bahwa masa depan suatu negara dipegang oleh generasi remaja yang menunjukkan proporsi besar. Jadi, penting untuk berinvestasi pada remaja,” ungkapnya.

Dengan jumlah dan proporsi yang cukup besar, maka menjadi penting untuk menginvestasikan masa depan pada kelompok usia remaja, terutama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terhadap itu, menurut Andhika, tidak serta merta akibat bisa meningkatkan risiko remaja dalam status “engaged” pada perilaku seksual berisiko. Hal ini bergantung pada konten apa yang diakses oleh mereka.

“Studi menunjukkan, keterpaparan terhadap konten pornografi menjadi faktor penentu yang berasosiasi pada peningkatan risiko perilaku seksual berisiko pada remaja,” urai Andhika.

Ia memberi contoh beberapa studi di Indonesia yang menunjukkan penggunaan aplikasi kencan masih didominasi motivasi untuk mencari jodoh. Walau ada sebagian kecil yang menggunakannya untuk mencari pasangan seksual.

Menurutnya, permasalahan terkait perilaku seksual pada remaja adalah permasalahan serius dan dapat berdampak pada kondisi Kependudukan.

Sebab, pendidikan seksualitas sebagai upaya pembekalan remaja sehingga remaja dapat mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

“Perlu pelibatan orang tua untuk menjadi ruang aman dalam melakukan diskusi terkait isu seksualitas,” tutupnya di laman BRIN.

Sementara Dr. Nawawi, MA, Kepala Pusat Riset Kependudukan (PRK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa pada era globalisasi, setiap individu, terutama remaja, sangat mudah untuk mengakses berbagai macam informasi melalui media sosial.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk memilih informasi yang bermanfaat, khususnya terkait kesehatan reproduksi.

“Pendidikan seksualitas dan reproduksi yang tepat berbasis pengetahuan, disesuaikan nilai budaya lokal, sangat perlu untuk membuat keputusan yang bijak terkait kehidupan seksual,” ungkap Nawawi.

Nawawi memandang, adanya dinamika remaja Indonesia yang dipengaruhi oleh faktor budaya, agama, dan sosial ekonomi dalam membahas kesehatan reproduksi. Menurutnya, ada tantangan tersendiri dalam mengenalkan kontrasepsi kepada remaja di Indonesia.

Selain itu, meningkatnya akses terhadap media sosial saat ini juga menjadi problematika. Sulit untuk mengontrol karena akses informasi terbuka sangat bebas.

Hal ini juga berimplikasi pada berbagai hal, termasuk menjaga perilaku yang bertanggung jawab dari remaja terkait pemahaman kontrasepsi dan juga seksualitas.

Sementara seorang pemerhati dari Malaysia, June Low memaparkan hasil risetnya tentang edukasi penggunaan kontrasepsi pada remaja. Sedangkan Vensya Sitohang selaku Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lansia Kementerian Kesehatan membahas tentang dukungan kepada remaja sehat dengan pendidikan dan layanan kesehatan reproduksi berkualitas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Riset dan Inovasi NasionalBRINHeadlinehubungan seksinternetPornografipranikahremaja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UNICEF: Satu dari 8 Perempuan Mengalami Serangan Seksual Sebelum Berusia 18 Tahun
Tulisan selanjutnya MUI Kembali Tegaskan Larangan Penggunaan Nama, Bentuk, Produk yang Diharamkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?