Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kantin Sekolah di Meksiko Dilarang Jual Junk Food

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2024 16:56 4:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Oktober 2024 16:56
Bagikan
Minuman berkarborasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekolah-sekolah di Meksiko diberi waktu enam bulan untuk menyesuaikan diri dengan peraturan baru yang melarang penjualan junk food alias makanan sampah rendah gizi, pelanggaran diancam dengan denda tinggi.

Peraturan baru itu membidik produk yang sudah menjadi konsumsi anak sekolah selama dua atau tiga generasi di Meksiko, yaitu minuman manis berperisa buah, keripik kentang, kulit babi buatan dan kacang tanah asin yang dibungkus adonan kedelai dan cabai.

Administrator sekolah yang melanggar perintah tersebut akan dikenai denda senilai antara $545 dan $5.450, yang dapat berlipat ganda apabila terjadi pelanggaran kedua. Jumlah tersebut setara dengan gaji hampir satu tahun bagi sebagian orang di Meksiko.

Pihak berwenang mengatakan sekitar sepertiga anak-anak di Meksiko mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Anak-anak di Meksiko merupakan kelompok anak yang paling banyak mengonsumsi junk food di kawasan Amerika Latin, dan banyak di antara mereka yang mengonsumsi 40% dari total asupan kalori per hari berasal dari makanan tersebut, menurut UNICEF, yang menyebut masalah obesitas di negara itu sudah terkategori darurat.

Baca Juga

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia

Survei yang dilakukan terhadap lebih dari 10.000 sekolah antara tahun 2023 dan 2024 menemukan bahwa junk food tersedia di 98% sekolah, dengan minuman manis mencapai 95% dan minuman ringan 79%. Iklan junk food ditemukan di 25% sekolah di Meksiko.

Presiden Meksiko yang baru Claudia Sheinbaum, hari Senin (21/10/2024) mengatakan bahwa sekolah harus menyediakan kran air minum dan makanan ringan alternatif, seperti taco kacang, lansir Associated Press.

Akan tetapi, sebagian besar dari 255.000 sekolah di Meksiko tidak memiliki fasilitas air minum gratis bagi siswanya. Menurut laporan tahun 2020, upaya pemasangan kran mancur untuk minum para siswa hanya berhasil dilakukan di 10.900 sekolah atau sekitar 4% saja. Banyak sekolah terletak di daerah yang sangat miskin atau terpencil sehingga mereka kesulitan untuk menyediakan kamar mandi, koneksi internet, atau listrik yang layak.

Belum jelas bagaimana pemerintah akan memberlakukan aturan baru tersebut di bagian luar di sekitar sekolah, di mana para pedagang biasanya menggunakan meja sebagai lapak berisi dagangan yang dijajakan kepada anak-anak saat istirahat. Berdasarkan survei terbaru 77% sekolah memiliki kondisi seperti itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:junk foodMeksiko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China dan Vatikan Perpanjang Kesepakatan Soal Penunjukan Uskup Katolik
Tulisan selanjutnya Mukaab New Murabba Saudi Bangun Pencakar Langit yang Tingginya 20 Kali Lipat Empire State

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pustaka

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi

Pustaka
30 September 2026 10:35
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Terbaru

  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

30 September 2026 12:55
Berita

Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

29 September 2026 20:51
Berita

UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

29 September 2026 20:47
Berita

Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

29 September 2026 18:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?