Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sempat Dimatikan TikTok Memulihkan Layanannya di Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Januari 2025 01:36 1:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Januari 2025 01:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– TikTok mulai memulihkan layanan bagi para penggunanya di Amerika Serikat setelah penutupan sementara dan sukarela yang berlangsung kurang dari sehari, menyusul larangan TikTok yang dikukuhkan oleh Mahkamah Agung.

Perusahaan itu mengatakan pada hari Ahad (19/1/2025) bahwa pihaknya sedang dalam proses memulihkan akses setelah Presiden terpilih Donald Trump berjanji akan mengeluarkan perintah eksekutif untuk memulihkan aplikasi tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Trump karena memberikan kejelasan dan jaminan yang diperlukan kepada penyedia layanan kami bahwa mereka tidak akan menghadapi penalti dalam menyediakan TikTok kepada lebih dari 170 juta warga Amerika dan mengizinkan lebih dari 7 juta usaha kecil untuk tetap hidup,” kata TikTok dalam sebuah pernyataan seperti dilansir CBS News.

“Kami akan bekerja sama dengan Presiden Trump untuk menemukan solusi jangka panjang yang akan membuat TikTok tetap berada di Amerika Serikat,” imbuh pernyataan tersebut.

Pada Sabtu malam (19/1/2025) sebuah pesan muncul di layar pengguna TikTok di AS yang menyebutkan bahwa larangan sudah berlaku, artinya “Anda tidak dapat menggunakan TikTok untuk saat ini”.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Hari Jumat (17/1/2025), Mahkamah Agung AS mengukuhkan larangan TikTok, yang disetujui parlemen April tahun lalu. Larangan berlaku kecuali induk perusahaannya yang berbasis di China, ByteDance, menjual platform itu ke pihak di AS paling lambat hari Ahad 19 Januari.

Ini untuk pertama kalinya AS melarang sebuah platform media sosial yang sangat populer.

Aplikasi berbagi video itu dilarang di AS disebabkan kekhawatiran akan keterkaitannya dengan pemerintah China.

Presiden Joe Biden mengatakan dia aka menyerahkan masalah itu ke penggantinya, Donald Trump.

Menyusul keputusan tersebut, pimpinan eksekutif TikTok Shou Zi Chew melobi Trump guna mencarai solusinya.

TikTok berargumen bahwa larangan tersebut melanggar perlindungan atas hak kebebasan berbicara bagi 170 juta penggunanya di AS.

Chew diperkirakan akan menghadiri pelantikan Trump pada hari Senin, lansir BBC.

Presiden terpilih Trump sudah mengatakan “kemungkinan besar” akan memberikan TikTok penangguhan larangan selama 90 hari begitu dirinya resmi menjabat pada hari Senin (20/1/2025).

“Perpanjangan 90 hari adalah sesuatu yang kemungkinan besar akan dilakukan, karena itu sepantasnya,” kata Trump kepada NBC News pada hari Sabtu.

“Jika saya memutuskan untuk melakukan itu, saya mungkin akan mengumumkannya pada hari Senin,” ujar Trump.

Menjelang batas akhir 19 Januari, para pengguna melaporkan bahwa aplikasi itu sudah disingkirkan baik dari toko aplikasi Apple dan Google di AS, sementara TikTok.com tidak menampilkan video apapun sesuai dengan instruksi larangan.

“Kami beruntung bahwa Presiden Trump telah mengisyaratkan bahwa beliau akan bekerja sama dengan kami untuk menemukan solusi guna memulihkan TikTok begitu beliau menjabat,” demikian bunyi pesan yang ditampilkan aplikasi tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gereja Bawah Tanah Merebak, China akan jadi Negara Kristen Terbesar di Dunia Tahun 2030
Tulisan selanjutnya Tahanan Palestina Paling Terkenal di Tepi Barat Khalida Jarrar Dibebaskan Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?