Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gereja Bawah Tanah Merebak, China akan jadi Negara Kristen Terbesar di Dunia Tahun 2030

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Januari 2025 20:26 8:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 Januari 2025 20:25
Bagikan
Kegiatan di Keuskupan Katolik Makau /www.oclarim.com.mo
Bagikan

Hidayatullah.com—Tiongkok sedang dalam perjalanan sebagai negara Kristen terbesar di dunia, dengan populasi Kristen yang berkembang pesat meskipun pemerintah memberlakukan kontrol ketat terhadap praktik keagamaan.

Para ahli memperkirakan bahwa pada tahun 2030, jumlah umat Kristen di Tiongkok dapat melampaui Amerika Serikat (AS), yang menandai perubahan monumental dalam lanskap agama dan budaya negara yang secara resmi ateis tersebut.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh sosiolog dan cendekiawan agama terkemuka, populasi Kristen Tiongkok, termasuk Protestan dan Katolik, telah tumbuh dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Gereja-gereja bawah tanah, yang dikenal karena ketahanan dan akal budi mereka, telah memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ini. Banyak anak muda di Tiongkok beralih ke agama Kristen untuk mencari makna dan komunitas, yang menyebabkan meningkatnya minat terhadap agama tersebut di seluruh wilayah perkotaan dan pedesaan.

Munculnya agama Kristen di Tiongkok merupakan transformasi yang luar biasa di negara yang secara historis agamanya diatur dengan ketat. Pemerintah Tiongkok hanya mengakui segelintir organisasi keagamaan yang disetujui negara dan sering kali memberlakukan pembatasan pada kegiatan ibadah tidak resmi.

Baca Juga

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Namun, kegigihan gereja-gereja bawah tanah dan daya tarik akar rumput Kristen telah memungkinkan agama tersebut berkembang pesat meskipun menghadapi tantangan-tantangan ini.

Dr. Fenggang Yang, seorang pakar terkemuka tentang agama di Tiongkok, memperkirakan bahwa pada akhir dekade ini, negara tersebut dapat menjadi rumah bagi lebih dari 247 juta umat Kristen.

“Ini tidak hanya akan menjadikan Tiongkok negara Kristen terbesar di dunia tetapi juga mendefinisikan ulang komunitas Kristen global,” kata Yang dikutip laman cbn.com,  baru-baru ini.

Implikasi dari perubahan ini sangat luas. Populasi Kristen Tiongkok yang terus tumbuh dapat memengaruhi kebijakan sosialnya, mendorong hubungan internasional yang lebih kuat dengan negara-negara mayoritas Kristen lainnya, dan membentuk kembali persepsi tentang kebebasan beragama dan toleransi di dalam perbatasannya.

Sementara lonjakan keyakinan ini terus mendapatkan momentum, tantangan tetap ada. Laporan tentang tindakan keras terhadap gereja-gereja yang tidak terdaftar dan penangkapan para pemimpin agama menggarisbawahi upaya berkelanjutan pemerintah Tiongkok untuk mengatur ekspresi keagamaan.

Seiring dengan semakin dekatnya Tiongkok dengan tonggak sejarah ini, transformasinya menjadi pusat global bagi agama Kristen menandakan perubahan budaya yang mendalam, dengan potensi untuk membentuk kembali tidak hanya identitas spiritual bangsa tersebut tetapi juga kontur yang lebih luas dari keimanan global.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cinagereja bawah tanahHeadlinekristenKristen Chinatahun 2030Tiongkok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiongkok Penjarakan Wanita Uighur karena Ajarkan Al Quran pada Anak-Anak
Tulisan selanjutnya Sempat Dimatikan TikTok Memulihkan Layanannya di Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

14 Juli 2026 19:51
Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

14 Juli 2026 15:30
Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

14 Juli 2026 14:52
Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

13 Juli 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?