Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2026 20:07 8:07 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Agustus 2026 20:07
Bagikan
Itamar Ben-Gvir sering mendukung kekerasan dan hasutan terhadap warga Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com – Menteri ekstremis Yahudi, Itamar Ben-Gvir, kembali berulah. Menteri Keamanan Nasional ‘Israel’ itu terang-terangan meminta entitas Zionis untuk membunuh “30 hingga 40” orang di Gaza setiap malam.

Seruan untuk melakukan pembunuhan massal itu disampaikan Ben-Gvir saat berbincang dengan Rom Braslavski—mantan sandera yang pernah ditahan di Gaza—dalam siniar (podcast) milik Braslavski pada Ahad (16/08/2026).

“Menurut saya, operasi pembunuhan terarah harus dilakukan di Gaza, dengan melenyapkan 30 hingga 40 orang setiap malam. Bukan hanya mereka yang menimbulkan ancaman langsung—ada orang-orang di sana yang tidak layak hidup. Mereka tidak seharusnya hidup. Mereka bahkan bukan manusia,” kata Itamar Ben-Gvir.

Sebelumnya, pernyataan serupa yang dilontarkan oleh Ben-Gvir maupun pejabat Israel lainnya telah menuai kecaman luas. Banyak di antaranya telah diajukan ke Mahkamah Internasional (ICJ) PBB sebagai bukti adanya niat melakukan genosida. ‘Israel’ membantah telah melakukan genosida di Gaza.

Media ‘Israel’ jarang melakukan pemberitaan seruan-seruan genosida terhadap warga Palestina. Pernyataan menteri Zionis ini mencerminkan bagaimana ideologi yang dulunya dianggap ekstrem—seperti yang dianut Ben-Gvir—kini semakin menguat menjelang pemilihan umum ‘Israel’ pada 27 Oktober.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Ben-Gvir menyerukan pengusiran massal warga Palestina dari Gaza

Dalam podcast yang sama, pria yang juga anggota parlemen itu menyerukan emigrasi massal warga Palestina dari Gaza—sebuah usulan yang menurut para ahli hukum internasional dapat dikategorikan sebagai pembersihan etnis—serta pemukiman kembali wilayah Gaza oleh ‘Israel’.

“Saya memandang seluruh wilayah Gaza sebagai milik kita,” ujar Ben-Gvir dalam wawancara itu.

“Pemukiman tidak hanya di Gush Katif tetapi di seluruh Gaza, mendorong emigrasi sebanyak mungkin, mengirim mereka ke negara-negara tujuan, dan bagi para teroris—tidak ada emigrasi, tidak ada apa pun—melainkan membunuh mereka satu per satu,” imbuhnya.

Pada Oktober 2023, penjajah ‘Israel’ melancarkan serangan mematikan di Gaza yang membunuh lebih dari 73.000 orang dan melukai lebih dari 174.000 lainnya. Serangan itu dinilai oleh para pakar hukum sebagai upaya genosida dan pembersihan etnis Palestina dari Jalur Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaItamar Ben-Gvirpalestinapembersihan etnis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
Tulisan selanjutnya pengungsi rohingya Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Jaringan pipa minyak Libya Sharara ke pelabuhan Zawiya.
Berita

Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Berita
26 September 2026 09:29
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Berita

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

30 September 2026 20:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?