Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2026 20:22 8:22 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Agustus 2026 05:00
Bagikan
pengungsi rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com – Ratusan ribu warga Rohingya yang mengungsi harus mendapatkan izin dan verifikasi dari pemerintah militer Myanmar jika ingin pulang.

Sejauh ini baru 309 ribu pengungsi Rohingya di Bangladesh yang mendapatkan verifikasi dari Myanmar. Itupun harus menunggu kondisi keamanan membaik, menurut pemerintah junta.

Melansir TRT, Kementerian Luar Negeri Myanmar mengatakan telah memverifikasi 308.797 orang dari 828.824 nama yang diserahkan Bangladesh per tanggal 31 JUli.

Pemerintah junta menuduh 4.241 dari nama tersebut terlibat dalam “kegiatan teroris”. Sementara 113.507 orang lainnya tidak dapat diverifikasi.

Pada bulan Agustus 2017, serangan oleh kelompok pemberontak Rohingya terhadap aparat keamanan Myanmar memicu operasi militer brutal yang menyebabkan setidaknya 740.000 orang Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Militer Myanmar dituduh melakukan pemerkosaan massal, pembunuhan, dan pembakaran desa; skala serangan tersebut memicu tuduhan pembersihan etnis dan genosida dari masyarakat internasional, termasuk PBB. Hingga kini, banyak orang Rohingya terus meninggalkan Myanmar melalui jalur darat maupun laut yang berbahaya.

Militer Myanmar saat ini sedang memerangi Arakan Army, sebuah kelompok bersenjata etnis yang menuntut otonomi di Negara Bagian Rakhine.

Pemerintah militer menyatakan bahwa repatriasi atau pemulangan hanya dapat dilaksanakan setelah kondisi keamanan di negara bagian tersebut menjadi lebih stabil.

Myanmar bersikeras bahwa repatriasi warga Rohingya merupakan masalah bilateral dengan Bangladesh. Kesepakatan sebelumnya antara kedua negara pada tahun 2018 dan 2019 gagal menghasilkan pemulangan apa pun, meskipun persiapan telah dilakukan oleh kedua belah pihak.

Myanmar juga telah menyetujui untuk menerima kembali 5.000 pencari suaka Rohingya dari Malaysia, meskipun Kuala Lumpur menyatakan bahwa repatriasi tidak akan dilakukan jika keselamatan jiwa mereka terancam.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:muslim RohingyamyanmarPengungsi Rohingyarepatriasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
Tulisan selanjutnya Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Hikmah

Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi

Hikmah
29 September 2026 08:30
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?