Hidayatullah.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Prof Ahmad Haikal Hasan, mengapresiasi penyelenggaraan Gen Halal Championship 2026 oleh LPPOM. Kompetisi ini dinilai menjadi sarana strategis untuk memperkuat literasi halal sekaligus mendorong generasi muda berpikir kritis dan berprestasi.
Haikal menyampaikan kompetisi edukatif tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang bagi pelajar untuk memahami pentingnya halal dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan potensi diri.
“Kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, berpikir kritis, berprestasi, dan memahami pentingnya produk halal sejak dini. Sehingga generasi muda turut berkontribusi guna membangun bangsa kita tercinta,” ujar sosok yang akrab disapa Babeh Hasan dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Dia menilai, edukasi halal perlu diperkenalkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya mengenali label halal, tetapi juga memahami pentingnya memperhatikan informasi dan kehalalan produk sebelum menggunakannya.
Menurutnya, pengetahuan tersebut dapat membentuk kebiasaan konsumsi yang lebih bijak sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap tanggung jawab dalam memilih produk.
Ahmad Haikal juga menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia perlu memperhatikan kualitas jiwa dan raga. Pengetahuan, karakter, kesehatan, dan kecukupan gizi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi berkualitas.
“Ingat, bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Jiwa dibangun dengan makanan halal dan raga dibangun dari makanan yang sehat dan bergizi. Jadi halal dan bergizi. Itulah Indonesia yang memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat ekosistem halal dunia,” ungkapnya.
Dia berharap, pemahaman halal yang diperoleh melalui kompetisi dapat menjadi bekal bagi pelajar untuk mengembangkan diri sekaligus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Literasi halal sejak dini
Dukungan BPJPH terhadap Gen Halal Championship 2026 memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam memperluas edukasi halal di kalangan generasi muda.
Melalui kompetisi ini, pelajar didorong untuk tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran terhadap berbagai aspek halal.
Ahmad Haikal mengajak seluruh peserta memanfaatkan kompetisi sebagai kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri, tanpa hanya berorientasi pada kemenangan.
“Karena itu, kepada seluruh peserta Gen Halal Championship, saya ucapkan selamat berkompetisi, teruslah belajar, jadilah generasi hebat penggerak ekosistem halal Indonesia, bangun jiwanya, bangun badannya, bangun raganya untuk Indonesia. Selamat! Terima kasih,” tuturnya.
Gen Halal Championship 2026 merupakan kompetisi edukatif yang diselenggarakan LPPOM untuk memperkenalkan konsep halal secara kritis, kreatif, dan aplikatif kepada pelajar.
Memasuki Season 2, kompetisi ini terbuka bagi siswa SMA, SMK, MA, atau sederajat dari berbagai wilayah Indonesia. Peserta memperoleh kesempatan menguji pengetahuan sekaligus memperluas wawasan mengenai ekosistem halal melalui pengalaman kompetitif.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Gen Halal Championship diikuti 4.525 peserta dari 33 provinsi, 177 kabupaten/kota, dan 443 sekolah, termasuk peserta dari Jepang.
Setelah melewati rangkaian penyisihan, sebanyak 300 siswa akan melanjutkan kompetisi ke babak semifinal. Adapun babak Grand Final dijadwalkan berlangsung pada 6–8 November 2026.
Partisipasi pelajar dari berbagai daerah menunjukkan potensi kompetisi ini sebagai ruang pengembangan literasi halal yang lebih luas. Selain menguji pengetahuan, kegiatan tersebut juga mendorong semangat belajar, kreativitas, dan kepedulian generasi muda terhadap perkembangan sektor halal.
Melalui Gen Halal Championship 2026, LPPOM berharap edukasi halal tidak berhenti pada kompetisi, tetapi terus berkembang menjadi pengetahuan dan kebiasaan yang diterapkan pelajar di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak, generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak ekosistem halal Indonesia sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan potensi Indonesia sebagai salah satu pusat halal dunia.*




