Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Advertorial

Tim Tanggap Darurat ACT Siaga di Lokasi Bencana Sukabumi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2020 11:53 11:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2020 11:53
Bagikan
Banjir bandang Sukabumi pada Senin (21/9) kemarin membawa dampak cukup besar bagi warga. Selain rumah dan harta benda yang mengalami kerusakan, terdapat tiga jiwa yang dilaporkan hilang hingga Selasa (22/9) pagi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Banjir bandang yang membawa berbagai material mulai dari lumpur hingga kayu gelondongan terjadi di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9). Air banjir berasal dari Sungai Cibuntu yang meluap setelah tak mampu menampung debit air yang mendadak tinggi dan dipenuhi dengan material. Akibatnya, permukiman warga mengalami kerusakan dan dilaporkan ratusan jiwa harus mengungsi dan beberapa orang masih dinyatakan hilang.

Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sukabumi Mega Afdal Fathir yang berada di lokasi bencana pada Selasa (22/9) pagi ini mengatakan, hingga pagi, air sungai masih meluap ke permukiman warga walau debitnya tak sebesar kemarin. Hal ini terjadi karena kayu besar dan lumpur tersendat di bawah jembatan dan mengganggu aliran. Warga dibantu dengan relawan gabungan termasuk Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sukabumi saat ini sedang melakukan pembersihan permukiman warga dari material yang terbawa banjir serta melakukan pencarian korban yang masih hilang.

“Ada tiga orang yang masih dinyatakan hilang dan saat ini sedang dalam proses pencarian. ACT dan MRI telah menerjunkan tim untuk ikut proses evakuasi yang dilakukan pagi ini. Kami minta doanya semoga cuaca mendukung agar evakuasi berjalan dengan lancar,” ungkap Mega.

Hingga saat ini, terdata 97 rumah dan 971 jiwa terdampak bencana banjir bandang Sukabumi. Terdapat 20 orang mengalami luka-luka dan 3 orang hilang belum ditemukan. Korban yang hilang diperkirakan terseret arus banjir bandang karena tak sempat menyelamatkan diri. Sedangkan dari pantauan tim ACT di Cicurug, cuaca saat ini cenderung cerah berawan.

Mega menambahkan, korban jiwa yang selamat saat ini terpaksa mengungsi karena trauma bencana dan rumahnya terdampak banjir. Mereka untuk sementara tinggal di fasilitas umum, rumah warga serta kerabat yang lebih aman. Berbagai keperluan pokok pun saat ini sangat mendesak untuk dipenuhi, apalagi para korban yang tak sempat menyelamatkan harta benda. “Kebutuhan yang paling mendesak untuk dipenuhi saat ini ialah pangan, alas tidur, selimut serta pakaian,” tambah Mega.

Baca Juga

Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
Buat Avatar Profil Kartun Unik dari Foto Anda
Pengaruh Desain Pedang Tiongkok terhadap Gaya Pedang Demon Slayer
BMH Bersama Impact Dampingi Pemberdayaan Perempuan Eks-Baduy Kembangkan Kerajinan Koja di Lebak
Apa yang Ramadan Ingatkan Kita tentang Strategi Trading Jangka Panjang

ACT sendiri, selain menerjunkan tim dan relawan yang tergabung dalam MRI Sukabumi, juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk membantu korban bencana, khususnya di Sukabumi saat ini. Melalui laman Indonesia Dermawan, masyarakat bisa menyalurkan dana sedekahnya, sedangkan jika dalam bentuk barang bisa mengirimkan ke Kantor Cabang ACT terdekat.

Saat ini, selain di Sukabumi, berbagai ancaman bencana alam pun mengintai masyarakat. Senin malam pun, warga Jakarta terancam banjir karena meningginya permukaan air di Bendung Katulampa, Bogor. Banjir juga baru saja menerjang Kalimantan Tengah. Sedangkan, banjir bandang di Masamba, Luwu Utara hingga kini pun belum sepenuhnya pulih akibat besarnya dampak. Di sisi lain, beberapa wilayah Indonesia masih mengalami kekeringan akibat intensitas hujan yang sangat rendah. Sebut saja wilayah Solo Raya serta Kabupaten Gunungkidul. ACT pun merespons bencana ini dengan mengirimkan bantuan air bersih menggunakan Humanity Water Tank yang tersedia di Kantor Cabang ACT. www.Indonesiadermawan.id #BersamaAtasiBencana[]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ACTAksi Cepat Tanggapbanjir bandangBanjir Sukabumi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Jamaah Tabligh Diserang Massa: “Anda Tak Pantas Tinggal di India”
Tulisan selanjutnya Stafsus Sebut Kesehatan Menag Stabil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Advertorial

Panduan Lengkap Mengonversi PNG ke JPG dengan Mudah dan Efisien

12 Februari 2026 17:30
Advertorial

Mengoptimalkan Kreativitas Digital dengan Video AI dan Buat Logo yang Profesional

12 Februari 2026 16:35
Advertorial

Revolusi Kreatif: Bagaimana Alat Online dan Teknologi Cerdas Mengubah Dunia Pengeditan Video

12 Februari 2026 15:35
Advertorial

Cara Buat Logo Animasi Menggunakan Online Video Editor

2 Februari 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?