Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kuasa Hukum: Vonis ABB Musibah Besar Peradilan Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Februari 2012 08:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kuasa Hukum Abubakar Baasyir (ABB), Made Rahman Marasabessy, menilai Putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi dan menjatuhkan pidana hukuman penjara 15 tahun terhadap ABB, telah menciderai rasa keadilan masyarakat dan merupakan musibah besar dunia peradilan di Indonesia.

Made Rahman Marasabessy mengatakan pihaknya sejak awal memang sudah memprediksi putusan MA tersebut yang akan menolak kasasi. Sebab menurutnya proses peradilan ABB sarat sekali dengan tekaan pihak asing.

“Ini musibah besar. Kami sadar, kita tidak mungkin mengharapkan pemerintah memberikan uluran tangan untuk meringankan Baasyir. Pemerintah sendiri sudah memberi apresiasi sangat negatif terhadap beliau yang memang sarat pesanan,” kata Made Rahman Marasabessy dalam perbincangan dengan Hidayatullah.com, Rabu (29/02/2012).

Made Rahman meyedihkan putusan tersebut karena menurutnya peradilan yang berlangsung selama ini tidak pernah berpihak kepada keadilan dan penuh dengan permainan kotor. Apalagi dalam setiap persidangan majelis sama sekali mengesampingkan fakta fakta persidangan.

Baaysir pun, kata Made Rahman, sudah jauh hari secara lantang telah menyatakan bahwa persidangan yang dijalaninnya sarat pesanan. Melalui surat suratnya Baasyir telah menyampaikan sejumlah keberatannya terhadap proses persidangan yang dijalaninya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Made Rahman mensinyalir ketidakadilan putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi dan menjatuhkan pidana hukuman penjara 15 tahun terhadap ABB, akan semakin menyakinkan masyarakat bahwa pengadilan tidak pernah berpihak kepada yang benar.  

“Jangan kaget kalau di kemudian hari lahir gerakan pengadilan rakyat karena muaknya masyarakat terhadap ketidakadilan,” pungkasnya. 

Sebelumnya, melalui seorang asistennya, Hasyim, Ba’asyir mengatakan, Amerika sedang berusaha mempengaruhi kasasinya dengan memasukkan JAT dalam daftar teroris asing beberapa hari menjelang putusan MA.

“Dia (Ba’asyir) bilang, ini pasti ada kaitannya dengan kasasi saya. Ini kan AS berusaha supaya saya ditahan. Ini biasa seperti pemanasan untuk mempengaruhi hakim-hakim di Mahkamah Agung supaya terus menahan saya, padahal nggak ada buktinya,” kata Hasyim dikutip laman Metro TV, Jumat (24/02/2012) lalu.

Seperti diketahui, Departemen Luar Negeri AS merilis JAT sebagai organisasi teroris Asing dan mengumumkan pembekukan aser tiga anggota JAT beberapa hari menjelang putusan Kasasi MA.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ABBMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Ibu, Tak Butuh Lady Gaga, Apalagi Lady Escort!
Tulisan selanjutnya Ustad Ba’asyir Jalani Operasi Katarak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Berita
22 Oktober 2026 10:33
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?