Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

HTI: AS Takut Pengaruh Arab Spring Menular ke Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juli 2012 13:11
Bagikan
Karena Indonesia adalah negara yang sangat kaya sumber daya alam!/ ilustrasi: Sayudi
Bagikan

Hidayatullah.com—Berita tentang Amerika Serikat (AS) yang akan membangun pangkalan militer dan berencana menempatkan 2.500 personilnya di Darwin mulai menimbulkan pertanyaan berbagai pihak.

Amerika dituding sengaja menaruh pangkalan militernya dekat Indonesia semata untuk semakin menancapkan pengaruhnya dan semata-mata memperbesar kepentingan politiknya dan ekonomi di Nusantara. Pernyataan tersebut dikatakan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto, kepada hidayatullah.com, Jum’at (07/07/2012) siang.

“Amerika jelas sekali hadir dekat peraran Indonesia untuk kepentingan politiknya di Indonesia. Kita tahu umat Islam di Indonesia adalah terbesar di dunia, dan mereka khawatir gejolak yang terjadi di Timur Tengah dapat menular ke Indonesia,” tegasnya.

Selain sisi politik, tak dapat dipungkiri bahwa Amerika memiliki kepentingan ekonomi di Indonesia. Daftar kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia dinilai menjadi pemicu kehadiran pangkalan militer AS yang hanya berjarak 800 KM dari perairan laut Indonesia.

“Indonesia sangat penting di mata Amerika Serikat. Karena Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Di sini semuanya ada, apalagi emas sekarang terus naik,” bebernya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebelumnya pihak Paman Sam sendiri mengatakan bahwa kehadirannya di Darwin tidak lain sebagai bentuk kerjasama dua negara dalam bidang keamanan. Dan menurut Ismail alasan ini dinilainya mengada-ngada. Sebab kalau memang ada ancaman kepada Australia kemungkinannya hanya berasal dari tiga negara, yakni Papua New Guinea, New Zealand, dan Indonesia.

“Dari ketiga negara ini mana yang menjadi ancaman? Gak ada. Jadi tidak masuk akal,” tampiknya.

Pada intinya, lanjut Ismail, AS bukan memiliki kepentingan terhadap Australia. “Tapi melihat Indonesia dari Selatan,” pungkasnya.

Seperti dilaporkan AFP, Senin (02/07/2012), Amerika telah mengumumkan bahwa 2.500 tentaranya akan ditempatkan di pangkalan militer Darwin pada 2016-2017. Menurut mereka, keberadaan pangkalan militer tersebut merupakan bagian dari kerja sama bilateral Australia dan Amerika. Selain di Australia, Amerika juga memiliki pangkalan militer di Filipina dan Korea Selatan.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rezeki Yang Melimpah Milik Siapa?
Tulisan selanjutnya Pergunu Beri Beasiswa pada 1000 Guru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?