Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

LIPI Nilai Parpol Islam Paceklik Tokoh Kuat

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 25 November 2013 16:49 4:49 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 25 November 2013 16:49
Bagikan
Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI, Syamsuddin Haris.
Bagikan

Hidayatullah.com–Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menilai, partai politik berbasis Islam paceklik tokoh kuat untuk dimajukan sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2014, sehingga menjadi penghambat pembentukan koalisi.

“Mahfud MD memang bisa menjadi tokoh, namun pertanyaannya apakah para pemimpin partai Islam legowo dan mau mendukung dia,” kata Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI, Syamsuddin Haris, di Jakarta, Senin (25/11/2013).

Dia tidak yakin koalisi partai politik bisa bersaing dalam Pemilu 2014 karena jumlah suaranya tidak signifikan. Basis dukungan pemilih terhadap partai berbasis Islam apabila mengacu pada Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 kurang lebih sebesar 30 persen.

“Lihat saja dari pemilu 1999 hingga 2009, jumlahnya kurang lebih 30 persen,” ujarnya.

Dia menilai, walaupun secara demografis jumlah umat Islam di Indonesia sangat besar, namun secara politik minoritas.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dia mencontohkan ketika Pemilu 1955 pemenang pemilu bukan dari partai Islam, tetapi PNI yang berbasis nasionalis. “Partai Masyumi di urutan kedua,” katanya.

Selain itu dia menilai, koalisi partai Islam lebih banyak gagal dibandingkan berhasil dalam perjalanan politik Indonesia. Dia mencontohkan, pada 1999 menjelang pemilihan presiden di MPR muncul Poros Tengah yang berhasil mengantarkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai presiden.

“Poros Tengah berhasil memperjuangkan Gus Dur sebagai presiden, namun yang menjatuhkan dia kelompok itu juga,” ujarnya, dalam pemberitaan Antara.

Partai Persatuan Pembangunan kembali menggulirkan wacana koalisi partai-partai berbasis massa Islam menjadi satu kekuatan menjelang Pemilu Presiden 2014.

Konvensi itu untuk menjaring calon presiden yang mewakili umat muslim Indonesia secara menyeluruh. Melalui mekanisme tersebut, PPP mengharapkan dapat menjaring tokoh-tokoh alternatif bagi umat Islam.

PPP menilai, melalui pelibatan parpol berbasis Islam atau berorientasi pemilih Islam dan organisasi masyarakat Islam, maka ada penguatan yang terjadi di antara sesama muslim untuk meentukan nasib bangsa Indonesia

Hasil survei Lembaga Survei Nasional, di Jakarta pada Minggu (24/11/2013), menyebutkan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, dinilai sebagai tokoh yang paling bisa mempersatukan partai-partai berbasis massa Islam di pemilu 2014.

Berdasarkan hasil survei itu, sebanyak 16,4 persen responden memilih Mahfud sebagai sosok paling potensial mempersatukan partai Islam.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin Terpilih Sebagai Co-President Religions for Peace
Tulisan selanjutnya Lebih 11.000 Anak Tewas di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?