Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komisoner Komnas HAM Minta KPK Tidak Dijadikan Alat Pukul Lawan Politik

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Juni 2017 17:17 5:17 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Juni 2017 17:17
Bagikan
Manager Nasution (kiri) bersama komisioner Komnas HAM
Bagikan

Hidayatullah.com – Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Maneger Nasution meminta, agar lembaga negara seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak dijadikan alat pukul terhadap lawan politik.

Hal itu ia sampaikan menyikapi penyebutan nama Mantan Ketua MPR RI yang dituduhkan terlibat korupsi yang belakangan dijelaskan oleh Hakim Diah Siti Basariah bahwa penyebutan nama Amien Rais belum ada kaitannya dengan perkara yang berlangsung.

Maneger yang mengaku sebagai salah satu aktivis mahasiswa yang ikut ‘cukup dekat’ mendampingi Amien Rais sejak gerakan reformasi sejak 1998, menyayangkan terjadinya politisasi dan pembunuhan karakter seolah Amien Rais melakukan korupsi.

“Bahkan berusaha dikait-kaitkan dengan organisasi yang pernah dipimpinnya, Muhammadiyah. Sungguh itu suatu gerakan pembusukan yang sangat keji,” ujarnya dalam keterangan yang diterima hidayatullah.com, Sabtu (17/06/2017).

Baca:  Kritisi Hak Angket DPR atas KPK, Dahnil: Koruptor Bandit Politik bak Firaun

Apalagi, menurutnya, Muhammadiyah sudah lahir jauh lebih dulu dari Indonesia dan dalam sejarahnya Muhammadiyah, terang Maneger, hidup dengan mandiri dan independen.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Muhammadiyah itu tidak pernah bergantung pada proposal dan belas kasih rezim penguasa,” ungkapnya.

Ia menilai, pembunuhan karakter dan tuduhan keji tersebut dilakukan oleh para pendengki yang merasa terancam dengan sikap-sikap kritis Amien Rais selama ini.

Karenanya, Maneger mendesak agar tuduhan keji dan pembunuhan karakter itu segera dihentikan.

Baca:  Mantan Pimpinan KPK ‘Tertangkap Basah’ di KRL

“Siapa pun aktor intelektual dan eksekutor yang meminjam tangan KPK untuk memukul lawan politiknya, sebaiknya segera berhenti. Kembali gunakan akal sehat, jangan benturkan KPK dengan masyarakat sipil seperti Muhammadiyah,” tandasnya.

Maneger mengungkapkan, gerakan pembenturan ini bukan hanya tidak menguntungkan Muhammadiyah dan memperlemah KPK, tapi juga akan megancam masa depan pemberantasan korupsi di negeri ini.

“Dan itu pasti merugikan bangsa ini,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Komisi Nasional Hak Asasi ManusiaKPKManeger NasutionMuhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin ISIS Abu Bakar al Baghdadi Dipercai Tewas oleh Serangan Rusia
Tulisan selanjutnya Kuasa Hukum Buni Yani: Ilegal, Hasil Penyelidikan Tambahan yang Diterima JPU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?