Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dirjen Pendidikan Islam: Guru Madrasah Harus Jadi Rujukan Masyarakat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2017 13:03 1:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Oktober 2017 06:15
Bagikan
pendidikan
[Ilustrasi] Santri Sidogiri belajar pendidikan agama.
Bagikan

Hidayatullah.com– Guru madrasah harus menjadi rujukan masyarakat dalam kehidupan beragama, menjadi teladan dalam perilaku, referensi, dan tempat bertanya bagi masyarakat.

“Untuk itu guru tidak boleh berhenti belajar,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, saat membuka kegiatan Penyusunan Kisi-Kisi Ujian Madrasah di Bogor, Jawa Barat, lansir laman resmi Kemenag, Ahad (08/10/2017).

Baca: Pemerintah Jangan Bedakan Guru Madrasah dan Sekolah Umum

“Ilmunya (guru) harus didialogkan dengan realitas yang ada di masyarakat. Guru harus beraktualisasi dan berinteraksi dengan realitas yang berkembang di masyarakat,” tambahnya.

Dikatakan Dirjen, kualitas madrasah akan meningkat melalui setidaknya dua hal. Pertama, kemampuan madrasah memproduksi lulusan yang cerdas dan berakhlak mulia. Kedua, guru yang mampu berinteraksi dengan perkembangan masyarakat.

“Untuk itulah guru harus serius dan sungguh-sungguh mendidik siswanya secara profesional. Guru harus senantiasa mengembangkan kapasitas diri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Guru akan selalu dikenal dan diingat karena karyanya, yaitu karya menyiapkan peserta didik yang cerdas dan berakhlak serta karya tulisan yang berbasis pengalaman sebagai refleksi,” ujarnya.

Baca: Pakar: Ada Banyak Peraturan Pemerintah Hambat Sertifikasi Guru Madrasah

Menurutnya, sejauh ini, guru kurang mengaktualisasikan dirinya dengan menulis dari apa yang dialami, dilakukan, dan diajarkan. Guru-guru katanya masih belum percaya diri untuk menulis.

“Ke depan, guru harus mampu merefleksikan pengalaman otentiknya dengan menulis, supaya dirujuk dan menjadi referensi dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Dirjen memberikan ilustrasi dari apa yang terjadi di Finlandia. Mengapa guru-guru di sana katanya terhormat, guru-guru di Finlandia mengaktualisasikan diri dengan menulis dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Padahal aktualisasi diri guru-guru madrasah di Indonesia lebih luas dan lebih mudah. Karena dalam persepsi masyarakat, guru madrasah berkait langsung maupun tidak langsung dengan kehidupan beragama di masyarakatnya. Inilah tantangan guru kita,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agamaguruguru di FinlandiaGuru MadrasahKamaruddin Aminkualitas madrasahmadrasahpendidikpendidikan islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ​ICMI: Islam, Agama, Tak Bisa Dipisahkan dari Indonesia
Tulisan selanjutnya Bantu Pengungsi Gunung Agung Bali, HILMI-FPI dan PA 212 Gelontorkan 2,5 Ton Beras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?