Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peneliti Sayangkan Status RI Negara Berpendapatan Menengah Atas Tak Bisa Dipertahankan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Juli 2021 18:29 6:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juli 2021 18:29
Bagikan
[Ilustrasi] Masyarakat membantu warga miskin di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Bagikan

Hidayatullah.com- Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Mirah Midadan menyayangkan posisi Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah atas hanya mampu bertahan sebentar saja, yakni dalam waktu satu tahun. Menurutnya, Indonesia harus kembali sebagai negara kelas menengah bawah.

“Sayang sekali bahwa pemerintah itu tidak bisa mempertahankan status itu. Sekarang akhirnya turun kita hanya bisa bertahan 1 tahun. Itu pencapaian tapi sayang sekali kita tidak bisa mempertahankan,” ujar MIrah dalam sebuah diskusi bertajuk Pandemi Tak Tuntas, Indonesia Turun Kelas, Selasa (13/07/2021).

Tak dipungkiri, Mirah memahami bahwa secara pertumbuhan ekonomi pada 2020 kondisi paling ekstrem terjadi ketika kuartal II-2020. Di mana ekonomi Indonesia terkontraksi minus 5,32 persen. Itu terjadi karena adanya pandemi Covid-19 serta kebijakan pemerintah dalam upaya penanganan dan pengendalian virus tersebut.

“Kita di sini tentu berharap peningkatan perekonomian ini akan terus naik tidak akan turun,” bebernya.

Lebih jauh, Mirah menuturkan bahwa Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2020 masih terpusat di wilayah Jawa. Sementara di luar Jawa masih cukup rendah. Adapun DKI Jakarta masih menjadi penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDBR) terbesar terhadap PBD nasional, yakni mencapai 18 persen.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau kita lihat itu rangkingnya di 5 besar itu, 4 di antaranya dari Pulau Jawa. Artinya perekonomian kita ini masih terfokus masih banyak dilakukan di daerah Jawa belum ada pemerataan di daerah-daerah lainnya karena antara Jawa dan Sumatera itu di peringkat kelima tapi jauh sekali perbedaannya. Sumatera kurang lebih 8 persen jadi gap-nya cukup jauh,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bank Dunia menempatkan Indonesia sebagai negara kelas menengah bawah atau lower middle income. Peringkat per 01 Juli 2021 ini turun dibandingkan sebelumnya, di mana Indonesia sudah menjadi negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country) pada 01 Juli 2020.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mirah MidadanRI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya karantina jamaah umrah RS Asrama Haji Pondok Gede Siapkan 5 Gedung untuk Pasien Covid-19
Tulisan selanjutnya partai buruh pemilu 2024 Pemerintah Bocorkan Skenario Perpanjangan PPKM Darurat, KSPI Khawatir Ledakan PHK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?