Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pecatur Wanita Iran Kabur ke Spanyol Usai Bertanding Tanpa Hijab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2023 15:34 3:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2023 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pecatur wanita Iran yang bermain dalam turnamen internasional tanpa memgenakan hijab mengatakan kepada The Telegraph bahwa dirinya kabur ke Spanyol setelah menolak perintah untuk membuat video permintaan maaf.

Sara Khadem adalah pecatur wanita terbaik ke-17 dunia dan wanita Iran pertama yang menjadi master internasional.

Foto dirinya yang tidak mengenakan kerudung saat mengikuti pertandingan di Kazakhstan belum lama ini viral dan dijadikan simbol protes anti-rezim yang merebak di Iran sejak kematian Mahsa Amini.

Pecatur berusia 25 tahun itu mengatakan dia disuruh menyalahkan keputusannya untuk tidak menutupi kepala dengan kerudung selama turnamen karena tekanan Barat.

“Saya tidak bersedia melakukan itu,” kata Khadem.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Meski sebelumnya hanya berkerudung di turnamen internasional saat presentasi formal dan foto resmi, dia mulai merasakannya sebagai kemunafikan.

“Kali ini, saya merasa bahwa jika saya melakukan seperti yang saya lakukan sebelumnya, saya berarti tidak menghormati rakyat [Iran],” katanya seperti dikutip The Telegraph Kamis (26/1/2023).

Beberapa tahun terakhir, Khadem dikenal kerap mengkritik pemerintah Iran. Pada 2019, dia menyatakan dukungan terhadap bintang catur muda Iran yang menolak untuk mematuhi kebijakan Teheran yang mengharuskan pemain tidak bertanding melawan pecatur Israel.

Pada Januari 2020, Khadem mengumumkan pensiun dari tim catur nasional sebagai bentuk protes terhadap Iran yang menembak jatuh sebuah pesawat komersial Ukraina yang menewaskan 176 orang.

Dia juga menggunakan tagar dukungan dan solidaritas terhadap aksi-aksi protes anti-rezim menyusul kematian Mahsa Amini.

Khadem, yang masih berada di Spanyol bersama suami dan putranya, mengaku rindu kepada orangtuanya yang berada di Iran, yang biasa dikunjunginya hampir setiap hari.

“Kami merasa sangat diterima di Spanyol, tetapi kami telah meninggalkan beberapa hal terpenting dalam hidup di Iran, sehingga ada perasaan campur aduk,” imbuhnya.

“Saya seorang pecatur. Saya bukan tokoh politik. Sebagai pemain catur, saya memiliki tanggung jawab terhadap apa yang terjadi di sekitar saya, tetapi catur adalah hal pertama dalam hidup saya. Saya tidak melihat diri saya sebagai seorang aktivis,” kata wanita itu.

Khadem berharap dari tempat bermukimnya yang baru di Spanyol dia akan berhasil masuk 10 besar pecatur dunia. Namun, dia juga masih berharap dapat mewakili Iran dalam berbagai turnamen sebagai pemain individu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hijabiranMahsa Aminipecatur wanitaSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Strategi Ketahanan Pangan, Merujuk Kisah Nabi Yusuf  
Tulisan selanjutnya Selahattin Demirtas: Partai Pro-Kurdi Sebaiknya Usulkan Capres Turkiye Bersama Oposisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?