Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Analis Israel Keberatan Rekaman Pembebasan Tawanan Hamas Disiarkan Televisi, Kenapa?

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Desember 2023 07:25 7:25 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Desember 2023 08:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Analis Israel tidak menyembunyikan kemarahan mereka kepada rekaman pembebasan tawanan yang memperlihatkan pejuang Hamas dan tawanan berjabat tangan serta berpelukan ketika diserahkan kepada tim Palang Merah di Jalur Gaza.

Rekaman tersebut beredar ketika stasiun televisi “Israel” melaporkan bahwa keluarga para sandera Israel mengatakan bahwa kerabat mereka diperlakukan dengan baik selama penawanan.

Namun, para analis di “Israel” menganggap rekaman tersebut menggambarkan “kemanusiaan” para pejuang “Hamas” dan mereka sangat keberatan dengan gambar tersebut.

Analis politik, Yaniv Peleg, mengatakan dalam sebuah artikel untuk surat kabar sayap kanan Israel Hayom bahwa penyiaran rekaman pembebasan tawanan di televisi merugikan Israel.

Hamas secara profesional memproduksi rekaman, pengambilan gambar menggunakan dua atau tiga kamera, termasuk drone, dengan pencahayaan dan pengaturan yang tepat, katanya.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Peleg mengatakan bahwa setiap detail diambil untuk menggambarkan sisi kemanusiaan Hamas kepada dunia.

Baca juga: (VIDEO) Mantan Mata-Mata Zionis Minta ‘Israel’ Menutup Mulut Tahanan yang Dikeluarkan Hamas

Maya Lecker, seorang analis politik lainnya, menulis pada hari Minggu di surat kabar Haaretz, “Kita harus mengakui bahwa memuji orang-orang bersenjata Hamas yang memberikan tos kepada para tawanan mereka di depan kamera, setelah membunuh anggota keluarga mereka – dalam beberapa kasus di depan mata mereka – menetapkan “standar yang sangat rendah untuk kemanusiaan”

“Namun banyak influencer pro-Palestina dan pengguna media sosial – kebanyakan dari mereka berasal dari luar Israel dan Palestina – menganggap penyerahan sandera pada malam hari sebagai pertunjukan kemanusiaan dan moralitas yang mengharukan oleh para militan Hamas,” tambahnya.

Channel 13 Israel melaporkan, Senin, bahwa laporan dari para sandera Israel yang dibebaskan mengatakan bahwa mereka tidak mengalami penganiayaan dan tidak mengalami penyiksaan.

Makanan yang tersedia bagi para sandera sangat terbatas menyebabkan mereka kehilangan berat badan, katanya.

Hal ini jelas berbeda dengan apa yang terjadi kepada para tahanan Palestina. Kebanyakan dari tahanan Palestina mengisahkan bahwa mereka melihat atau bahkan mengalami sendiri penyiksaan dan pemukulan. Ramzi Al-Abbasi, seorang Palestina yang baru saja dibebaskan, bahkan mengungkapkan bahwa para tahanan Palestina mengalami kekerasan seksual dan pemerkosaan.

“Ada lebih dari 3000 tahanan di penjara Al Naqab. Beberapa dari mereka mengalami patah kaki, beberapa dari mereka patah tangan, beberapa dari mereka patah tulang tengkorak,” ujarnya dalam video yang beredar luas di sosial media.

Sementara itu, pemerintah “Israel” menjauhkan para tawanan Israel yang telah dibebaskan dari media dan hanya mengizinkan mereka bertemu kerabat dan teman.

Qatar, telah mengkonfirmasi bahwa gencatan senjata akan diperpanjang satu hari, tepat pada saat jeda kemanusiaan selama enam hari di Gaza akan berakhir pada Kamis.

“Pihak Palestina dan Israel mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata kemanusiaan di Jalur Gaza untuk satu hari tambahan di bawah kondisi yang sama seperti sebelumnya, yaitu gencatan senjata dan masuknya bantuan kemanusiaan, dalam kerangka mediasi bersama Negara Qatar,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, dalam sebuah pernyataan.

Selama 6 hari terakhir, “Israel” menerima 60 tawanan, termasuk wanita dan anak-anak, sebagai imbalan atas pembebasan 180 warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, dari penjara-penjara “Israel” sebagai bagian dari kesepakatan dengan Hamas.

Penjajah “Israel” melancarkan kampanye militer besar-besaran di Jalur Gaza setelah serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober.

Sejak saat itu, serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 15.000 orang, termasuk 6.150 anak-anak dan 4.000 wanita, menurut otoritas kesehatan di daerah kantong tersebut. Jumlah korban tewas dari pihak “Israel” mencapai 1.200 orang.*

Baca juga: Bnei Menashe: Warga India di Barisan Tentara Zionis ‘Israel’

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataHAMASisraelpalestinapejuang palestinaPerang Palestina-IsraelPertukaran Tahanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nepal Mencatatkan Perkawinan LGBT Pertama
Tulisan selanjutnya Gubernur Tetapkan UMK Jatim 2024, Ini Daftarnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?