Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ceramahnya Bikin Prancis Marah Izin Bermukim Imam Asal Tunisia Dicabut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2024 14:28 2:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2024 14:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin meminta agar izin bermukim seorang imam asal Tunisia dicabut, setelah pihak berwenang mendapatkan laporan tentang isi ceramahnya yang dinilai anti-Prancis.

Menteri Dalam Negeri mengatakan bahwa Mahjoub Mahjoubi, imam di daerah Bagnols-sur-Céze, dekat Avignon, bagian selatan Prancis, akan dideportasi, lansir Radio France Internationale Senin (19/2/2024).

“Saya sudah meminta agar izin bermukimnya dicabut sebagai persiapan untuk pendeportasiannya,” kata Darmanin lewat media sosial X hari Ahad, seraya menambahkan bahwa tidak ada seruan kebencian yang akan dibiarkan begitu saja.

Pihak berwenang di daerah Gard, di mana Mahjoubli berdakwah, diberitahu perihal ceramah-ceramah dan pernyataannya yang anti-Prancis, lapor kanal televisi BFM.

Dalam sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial, Mahjoubli, seorang anggota organisasi Muslim setempat, mengatakan bahwa bendera Prancis memiliki “nilai-nilai iblis”.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Dia mengatakan bendera Prancis lebih didahulukan dari hukum Allah, dan dimaksudkan untuk memecah belah Muslim.

“Bendera-bendera iblis ini tidak ada artinya bagi Allah,” kata Mahjoubli, menurut laporan RFI.

Dalam wawancara dengan koran lokal, Mahjoubli mengatakan dirinya menyesali pilihan kata yang dipergunakan dalam ceramah tersebut, yang menurutnya dimaksudkan untuk menjelaskan perihal hari kiamat dan bukan ditujukan untuk menentang Prancis.

“Itu maksudnya untuk mengingatkan kaum Muslim di masjid tentang perlunya persatuan di bawah satu otoritas (kekuasaan),” katanya.

“Kata-kata itu dimaksudkan ketika berbicara tentang sepakbola, ketika [kompetisi sepakbola] piala Afrika digelar, tentang perlunya untuk tidak saling gontok-gontokan di belakang bendera [negara asal] masing-masing,” imbuhnya.

Satu jam sebelum pengumuman perintah deportasi itu, Darmanin menulis bahwa aparat keamanan sedang menggalakkan upaya memerangi radikalisme dan politik Islam, dan atas permintaan Presiden Emmanuel Macron telah mendeportasi 26 persen lebih banyak tahun lalu dibandingkan dengan tahun 2022.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:imamPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musuh Vladimir Putin Meninggal di Penjara Jasad Alexei Navalny Masih Ditahan Rusia
Tulisan selanjutnya Rencana Pemerintah Korea Selatan Menambah Jumlah Dokter Disambut Aksi Mogok Massal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?