Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Musuh Vladimir Putin Meninggal di Penjara Jasad Alexei Navalny Masih Ditahan Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2024 13:04 1:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2024 13:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Keluarga Alexei Navalny, musuh besar politik Presiden Rusia Vladimir Putin yang meninggal di penjara, dikabarkan diberitahu bahwa jasadnya belum akan dikembalikan sampai dua pekan.

Seorang perwakilan dari pihak Navalny mengatakan, ibu dari pengkritik Putin itu diberitahu bahwa jasad putranya ditahan sementara guna keperluan “analisis kimiawi”, lansir BBC Selasa (20/2/2024).

Kematian Navalny diumumkan hari Jumat. Pihak berwenang di koloni penjara Siberia – tempat narapidana melakukan kerja paksa – mengatakan bahwa Navalny jatuh pingsan dan tidak pernah siuman lagi setelah berjalan kaki.

Pihak berwenang penjara Rusia akhir pekan kemarin mengatakan bahwa Navalny mengalami “sindrom kematian mendadak”.

Begitu kabar kematian putranya sampai, ibu Navalny dan pengacaranya langsung bergegas ke koloni yang berada di daerah terpencil Siberia itu.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Upaya untuk mengetahui di mana keberadaan jasad Navalny berulang kali dihalangi oleh otoritas penjara, dan sejauh ini usaha pihak keluarga masih belum menemukannya.

Hari Senin, Kremlin mengatakan investigasi atas kematian Navalny sedang dilakukan dan hasilnya belum keluar.

Kemudian di hari itu, juru bicara Navalny, Kira Yarmysh, mengatakan bahwa pihak penyidik memberitahu ibunda Navalny, Lyudmila, bahwa jasadnya akan diserahkan dua pekan lagi setelah mereka melakukan “analisis kimiawi”.

Istri Navalny, Yulia Navalnaya, dalam pesan video yang dirilis hari Senin bersumpah akan melanjutkan perjuangan Navalny demi mewujudkan “Rusia bebas”. Dia menuding Presiden Rusia Vladimir Putin membunuh suaminya. Dia juga berkeyakinan bahwa jasad suaminya tidak segera dikembalikan guna menghilangkan jejak racun Novichok.

Dengan suara agar bergetar menahan kesedihan dan amarah, Navalnaya meminta orang-orang yang melihat pesannya berdiri bersamanya guna menghadapi siapa saja yang berani “membunuh masa depan kita”.

Navalny, kurun satu dekade terakhir merupakan pengkritik Putin paling lantang dan berani dan menjadi ikon perjuangan reformasi Rusia. Ketika meninggal dunia di usia 47 tahun pria yang aslinya berprofesi sebagai pengacara itu sedang menjalani hukuman penjara 19 tahun untuk kasus yang dipandang oleh banyak pihak bermotif murni politik.

Para tokoh dan pemimpin negara-negara Barat menyalahkan Presiden Putin atas kematian Navalny.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alexei NavalnyrusiaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10 Rahasia Orang Jepang Panjang Umur dan Tetap Sehat
Tulisan selanjutnya Ceramahnya Bikin Prancis Marah Izin Bermukim Imam Asal Tunisia Dicabut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?