Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rencana Pemerintah Korea Selatan Menambah Jumlah Dokter Disambut Aksi Mogok Massal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2024 15:21 3:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2024 15:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Korea Selatan memerintahkan lebih dari 1.000 dokter muda untuk kembali bekerja setelah mereka menggelar aksi mogok guna memprotes rencana penambahan jumlah dokter ke dalam sistem kesehatan negara itu.

Pihak berwenang mengatakan lebih dari 6.000 dokter muda dan dokter residen (dokter sedang pendidikan spesialis) mengundurkan diri hari Senin (19/2/2024), lansir BBC.

Di antara anggota OECD, Korea Selatan merupakan salah satu negara dengan rasio dokter-per-pasien terendah, sehingga pemerintah bermaksud menambah lebih banyak lulusan kedokteran.

Namun, para dokter menentang rencana itu karena dianggap akan menambah berat persaingan di antara mereka, kata para pengamat.

Sistem kesehatan di Korea Selatan sebagian besar dijalankan oleh swasta dan kebanyakan prosedur terikat dengan sistem pembayaran asuransi. Lebih dari 90% rumah sakit di negeri K-Pop itu dikelola swasta.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

“Lebih banyak dokter artinya persaingan lebih berat dan mengurangi pendapatan mereka… itu kenapa mereka menentang rencana penambahan jumlah dokter,” kata Prof. Soonman Kwon, seorang pakar kesehatan masyarakat di Seoul National University.

Dia mengatakan para dokter muda yang sangat menentang rencana itu disebabkan mereka nantinya yang paling terdampak atas kebijakan tersebut sementara mereka masih baru memulai karirnya.

Saat ini profesi dokter di Korea Selatan memperoleh gaji yang termasuk sangat baik di dunia. Data OECD tahun 2022 menunjukkan gaji rata-rata yang diterima seorang dokter spesialis di rumah sakit umum hampir $200.000 setahun.

Kementerian Kesehatan Korea Selatan hari Senin mengatakan sebanyak 1.630 dokter tidak hadir di tempat kerja pada hari itu dan sebanyak 6.415 dokter muda menyerahkan surat pengunduran diri.

Pihak penyelenggara aksi protes mengatakan mereka akan mogok kerja mulai hari Selasa ini (20/2/2024).

Aksi mogok rencananya akan diikuti oleh 2.700 dokter muda, yang mencakup lebih dari seperti dokter aktif bertugas di lima rumah sakit papan atas di Korea Selatan. Mereka itu merupakan tulang punggung layanan unit gawat darurat di rumah sakit, lapor kantor berita Yonhap.

Aksi ini dikhawatirkan akan meluas, pasalnya mogok massal tersebut mendapatkan dukungan dari serikat pekerja medis ternama Korean Medical Residents Association (Daejeon Association) dan Korean Intern Resident Association.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dokterKorea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ceramahnya Bikin Prancis Marah Izin Bermukim Imam Asal Tunisia Dicabut
Tulisan selanjutnya Paspor Terkuat di Dunia 2024 Daftar Paspor Terkuat di Dunia 2024, Indonesia Peringkat Berapa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?