Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Di Masa Mendatang Jumlah Jutawan Kelahiran Afrika akan Bertambah Pesat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 April 2024 15:12 3:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 April 2024 15:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Populasi jutawan Afrika diperkirakan akan bertambah pesat 65 persen dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, menurut 2024 Africa Wealth Report, yang diterbitkan pekan ini.

Saat ini di Afrika terdapat 135.200 jutawan dan 21 miliarder, diukur dalam dolar Amerika Serikat.

Lima negara Afrika yang paling banyak jumlah individu yang memiliki harta jutaan dolar AS  adalah Afrika Selatan, Mesir, Nigeria, Kenya dan Maroko. 

Afrika Selatan memimpin dengan 37.400 jutawan dan lima miliarder, sementara kekayaan Mesir terkumpul di tangan tujuh miliarder dan 15.600 jutawan.

Dibandingkan negara lain seantero Benua Afrika, kelima negara itu merupakan “negara maju” ditinjau dari infrastruktur dan kemajuan ekonominya, kata Dominic Volek, kepala kelompok klien privat di Henley and Partners, perusahaan yang mempublikasikan Africa Wealth Report yang kesembilan, lansir RFI Jumat (19/4/2024).

Baca Juga

Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100

Johannesburg merupakan rumah bagi orang terkaya di Afrika, dengan 12.300 jutawan dan 2 miliarder. 

“Apabila Anda melihat secara global, ada sekitar 54 miliarder kelahiran Afrika di seluruh dunia, salah satunya adalah Elon Musk dari Afrika Selatan. Namun, dari 54 itu, hanya 21 persen yang masih tinggal di benua itu,” buh Volek.

Sekedar informasi, bos Tesla, Elon Musk, menjadi orang terkaya di dunia lebih karena lonjakan harga saham perusahaan yang dipimpinnya, bukan karena memang uang benar-benar mengalir ke sakunya. Seperti yang diakui sendiri oleh Musk dalam sebuah wawancara, apabila harga saham perusahaannya anjlok, hartanya lenyap dalam sekejap mata.

Hampir setelah dari miliarder kelahiran Afrika sudah meninggalkan benua itu dan pindah ke negeri lain seperti Swiss, Singapura, Monako atau Amerika Serikat.

Mereka ingin mendapatkan kualitas hidup lebih baik, pendidikan lebih baik untuk anak-anaknya, perawatan kesehatan yang lebih baik dan tentu saja peluang bisnis yang lebih besar.

Meskipun demikian, kata Volek kepada RFI, banyak jutawan kelahiran Afrika merasa perlu untuk menginvestasikan kembali sebagian hartanya di kampung halamannya.

“Fintech adalah salah satu sektor yang berkembang cepat yang mereka pilih, selain bisinis outsourcing, green tech, media dan hiburan.”

Ekoturisme dan proyek berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup yang berupaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Afrika juga sektor yang menarik minat para jutawan tersebut.

Terkait pajak, Volek mengatakan orang-orang kaya itu tertarik dengan tawaran kebijakan fiskal yang meringankan keharusan membayar pajak, seperti yang ditawarkan oleh negara Mauritius. Dengan investasi minimal USD375.000 di sektor real estate, pemerintah akan memberikan izin bermukim di Mauritius bagi investor asing.

Menurut laporan itu, dari tahun 2013 sampai 2023 Mauritius menarik minat banyak jutawan.

Kurun dekade mendatang sampai 2033, negara seperti Mauritius, Namibia, Maroko, Zambia, Kenya, Uganda dan Rwanda diperkirakan akan mengalami kenaikan 80% jumlah jutawan.

“Dengan migrasi fisik para jutawan, akan terjadi pula kenaikan konsumsi dan investasi yang signifikan,” kata Volnek.

“Apabila jutawan pindah ke sebuah negara, mereka akan mencari peluang untuk berinvestasi di negara itu. Mereka biasanya akan berinvestasi dalam bisnis, membeli real estate dan barang-barang mewah yang akan menambah GDP negara tersebut,” kata Volek.

Menurut pakar ekonomi Myriam Blin, menarik kedatangan individu berkantong tebal ke Mauritius memang akan mendongkrak sektor real estate dan menarik kedatangan foreign direct investment (FDI)  di sektor itu.

“Akan tetapi, investasi di sektor real estate tidak berkontribusi kepada kapasitas produktivitas dan inovasi sebuah negara di sektor industri,” kata Blin kepada RFI.

Sementara itu Namibia menawarkan peluang investasi eksplorasi gas dan minyak lepas pantai. Negara itu juga berminat untuk menjadi produsen hidrogen hijau dan membuka peluang luas bagi orang berduit untuk berinvestasi di sektor itu.

Henley and Partners, memiliki 55 kantor di berbagai belahan dunia. Perusahaan ini menawarkan jasa konsultasi bagi individu-individu dengan kekayaan berlimpah tentang bagaimana mendapatkan status residensi dan kewarganegaraan lewat investasi.

Africa Wealth Report diterbitkan tahunan oleh Henley & Partners bekerja sama dengan firma intelijen aset dan kekayaan New World Wealth.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrikajutawanmiliarder
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Apple Singkirkan WhatsApp dan Threads dari App Store Atas Perintah Beijing
Tulisan selanjutnya Sepekan 15.000 Orang Ditangkap Melanggar Izin Tinggal dan Kerja di Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

Berita
27 September 2026 09:26
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas

28 September 2026 15:48
Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

28 September 2026 07:00
Berita

Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

28 September 2026 05:00
Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

27 September 2026 16:44
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?