Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Partai Kristen Jerman Suruh Orang Suriah yang Tidak Berintegrasi Angkat Kaki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Desember 2024 14:47 2:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Desember 2024 14:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seiring dengan memanasnya kampanye pemilihan umum di Jerman, partai Kristen CDU menginginkan orang-orang pendatang dari Suriah yang sudah berintegrasi dengan masyarakat dan pola kehidupan setempat untuk tinggal sementara sisanya harus angkat kaki.

Politisi senior dari partai oposisi CDU Jens Spahn mengusulkan untuk memberikan uang masing-masing €1.000 kepada pendatang Suriah yang bersedia pergi dari Jerman.

Dalam wawancara hari Rabu (18/12/2024) dengan DW, Spahn mengatakan Jerman harus menghentikan penerimaan aplikasi baru para pencari suaka dari Suriah, sebagaimana yang ingin dilakukan oleh pemerintahan saat ini.

Saat ditanya perihal usulan pemberian €1.000, Spahn mengatakan bahwa CDU ingin “membantu memberikan dukungan kepasa mereka yang ingin pulang ke Suriah … untuk membangun kembali negeri itu.”

Lebih lanjut dia mengatakan, “Mereka yang sudah benar-benar berintegrasi, yang membiayai dirinya dan keluarganya sendiri, yang bisa berbicara bahasa Jerman, adalah bagian dari masyarakat Jerman, mereka harus disodorkan tawaran untuk tetap tinggal.” Namun, dia menambahkan, “Pada saat yang sama, mereka yang tidak lagi membutuhkan perlindungan dari kita lagi, mereka harus pergi.”

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Pernyataan Spahn itu mendapatkan kritikan dari politisi partai SPD yang memerintah saat ini.

Steffen Hebestreit, juru bicara untuk pemerintahan pimpinan Kanselir Olaf Scholz, mengatakan komentar seperti yang diutarakan Spahn menimbulkan keresahan di kalangan pengungsi di Jerman, yang banyak di antara mereka sudah tinggal di sana selama bertahun-tahun.

Pernyataan Spahn itu juga dikritik teman satu partainya Ingo Wortmann, yang juga menjabat ketua Asosiasi Perusahaan Transportasi Jerman (VDV). Wortmann berpendapat pernyataan Spahn tersebut mengabaikan kenyataan bahwa orang-orang Suriah saat ini sudah menjadi bagian vital dari angkatan kerja di Jerman.

Dalam wawancara dengan DW itu, Spahn juga mengatakan Uni Eropa seharusnya menutup pintu-pintu perbatasan terluarnya guna meredam arus imigran irregular.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jens SpahnJermankristensuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peranakan China Mengaku Menjalankan Kantor Polisi Rahasia untuk Kepentingan Beijing di New York City
Tulisan selanjutnya Identitas Pelanggar Aturan Buang Sampah di Kota Fukushima akan Dipublikasikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?