Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Peranakan China Mengaku Menjalankan Kantor Polisi Rahasia untuk Kepentingan Beijing di New York City

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Desember 2024 13:37 1:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Desember 2024 13:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang peranakan China warga negara Amerika Serikat mengaku bersalah dalam dakwaan membantu mengelola sebuah “kantor kepolisian rahasia” di New York City untuk kepentingan pemerintah Beijing.

Pihak kejaksaan AS mengatakan Chen Jinping dan temannya yang juga menjadi terdakwa, Lu Jianwang, membuka dan mengoperasikan kantor tersebut di daerah pecinan di Manhattan pada awal 2022 untuk kepentingan Kementerian Keamanan Publik China, lansir BBC Kamis (19/12/2024).

Sedikitnya 100 kantor polisi rahasia seperti itu ditemukan di 53 negara di berbagai belahan dunia, yang dipakai untuk memantau orang-orang China di perantauan.

China membantah bahwa tempat-tempat tersebut adalah “kantor polisi”, mengatakan bahwa tempat-tempat itu memberikan pelayanan administrasi untuk warga negara China di luar negeri.

Tempat yang dikelola Chen Jinping menempati seluruh ruangan yang berada di lantai atas sebuah toko mi (ramen). Tempat tersebut memang memberikan pelayanan administrasi seperti pembaruan surat izin mengemudi China. Namun, menurut aparat federal AS tempat itu juga membantu Beijing untuk mengidentifikasi para aktivis pro-demokrasi China yang bermukim di AS.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Tempat tersebut ditutup pada musim gugur tahun 2022 setelah Federal Investigation Bureau (FBI) melakukan penyelidikan.

Chen dan Lu menghapus komunikasi teks mereka dengan staf Kementerian Keamanan Publik China ketika mereka menyadari aparat AS mulai melakukan penyelidikan, kata jaksa.

Chen dab Lu, keduanya sudah berstatus warga negara AS, ditangkap pada bulan April tahun lalu.

Hari Rabu (18/12/2024), Chen yang sekarang berusia 60 tahun mengaku bersalah atas dakwaan konspirasi bertindak sebagai agen untuk kepentingan China. Dia terancam hukuman penjara lima tahun. Sidang vonis hukumannya akan digelar tahun depan.

Lu, 59, menyatakan tidak bersalah sehingga dia masih harus menjalani proses persidangan selanjutnya. Jaksa menuduhnya melakukan perundungan terhadap seorang yang diduga buronan China agar kembali ke Tiongkok dan membantu Partai Kokunis China untuk menemukan seorang aktivis pro-demokrasi di California.

Pada saat penangkapan Chen, pihak berwenang mengatakan ini merupakan pertama kalinya pihak AS membawa kasus “kantor polisi China” ke pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaNew Yorkpolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Remaja Putri Jadi Terhukum Kasus anti-Semitisme di London
Tulisan selanjutnya Partai Kristen Jerman Suruh Orang Suriah yang Tidak Berintegrasi Angkat Kaki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?