Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Albania Blokir TikTok karena Perkelahian Maut Remaja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2024 21:24 9:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2024 21:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Albania akan memberlakukan pemblokiran TikTok selama satu tahun mulai 2025. Keputusan itu dibuat setelah bulan lalu seorang remaja berusia 14 tahun tewas dalam perkelahian di dekat sebuah sekolah.

Hari Sabtu (21/12/2024), Perdana Menteri Edi Rama membuat pengumuman setelah menggelar pertemuan dengan organisasi guru dan kelompok-kelompok orang tua dari seluruh penjuru negeri. Dia mengungkapkan keprihatinan atas pengaruh media sosial terhadap anak-anak.

“Kita akan mengusir penjahat ini dari lingkungan kita selama satu tahun,” kata Rama dalam pertemuan itu.

“Di China, TikTok mempromosikan bagaimana siswa mengikuti berbagai kursus, bagaimana melindungi alam, bagaimana menjaga tradisi,” kata Rama, mengacu pada pasar lokal asal perusahaan tersebut. “Di TikTok di luar China, kita hanya melihat sampah dan lumpur. Mengapa kita perlu ini? Masalahnya bukan anak-anak, tetapi seluruh masyarakat kita,” kata Edi menyinggung konten TikTok di luar China yang kebanyakan tidak berkualitas dan remeh-temeh.

Pemblokiran tersebut merupakan bagian dari rencana besar untuk mewujudkan sekolah Albania yang lebih aman, dan akan diterapkan dalam enam hingga delapan pekan ke depan setelah persiapan teknisnya rampung.

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Pemicu pemblokiran ini adalah kematian seorang remaja 14 tahun dan seorang lain yang terluka dalam perkelahian di dekat sebuah sekolah di ibu kota Tirana. Perkelahian maut yang terjadi bulan lalu itu kabarnya berkembang dari konfrontasi di media sosial.

Negara-negara di sekitar Albania, seperti Kosovo, Makedonia Utara, serta Serbia, baru-baru ini melaporkan dampak negatif TikTok, khususnya di kalangan kaum muda, lansir DW.

Setidaknya 22 kasus melukai diri sendiri di kalangan anak perempuan dari berbagai sekolah di Kosovo, yang dilaporkan dua bulan lalu, disebabkan oleh tantangan yang disampaikan lewat TikTok.

Sementara itu di Makedonia Utara, media setempat dua pekan lalu melaporkan bahwa sebuah rumah sakit merawat puluhan remaja yang mengalami luka-luka setelah mengikuti tantangan menjadi “Superman” – dengan cara melemparkan tubuhnya ke udara – yang disebarkan lewat TikTok.

Di Amerika Serikat, TikTok menghadapi tuduhan spionase, sementara Uni Eropa sedang menyelidiki dugaan TikTok dipakai untuk mengakali hasil pemilihan umum presiden di Rumania sehingga kandidat dari partai kanan-jauh menang.

Sejumlah negara Eropa termasuk Jerman, Prancis, dan Belgia telah memberlakukan pembatasan penggunaan media sosial untuk anak-anak.

TikTok dimiliki oleh perusahaan berbasis di Beijing, ByteDance, yang pernah mengakui bahwa pihak perusahaan membagikan datanya kepada pemerintah China.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AlbaniaTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Warga Kuba Protes Sanksi Dagang Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Aparat Keamanan Jerman Diperiksa Gegara Abaikan Peringatan Saudi Tentang Atheis Pelaku Penabrakan Pasar Natal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

17 Oktober 2026 21:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?