Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Warga Kuba Protes Sanksi Dagang Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2024 19:39 7:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2024 19:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan warga Kuba, dipimpin oleh para pejabat senior pemerintahan, berunjuk rasa menuntut pencabutan embargo perdagangan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan diperketat pada periode pertama pemerintahan Donald Trump.

Aksi protes itu digelar di depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat dengan dipimpin oleh Presiden Miguel Diaz-Canel dan mantan presiden Raul Castro pada hari Jumat (20/12/2024), beberapa hari sebelum Trump kembali ke Gedung Putih, lansir The Guardian.

Dalam aksinya para demonstran meneriakkan kecaman terhadap sanksi dagang tersebut sambil mengusung bendera nasional Kuba. “Kami tidak akan menyerah,” teriak mereka.

“Kita berunjuk rasa sekarang ini untuk mengatakan kepada pemerintah AS supaya membiarkan rakyat Kuba hidup damai,” kata Diaz-Canel di hadapan para pengunjuk rasa.

Kuba sejak lama berupaya melawan berbagai sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat dan sekutunya, yang pertama kali diberlakukan pada 1962, beberapa bulan sebelum Krisis Rudal Kuba semasa Perang Dingin.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Kuba menuding berbagai sanksi AS itu sebagai penyebab krisis ekonomi berkepanjangan yang dialaminya sehingga negara kecil sampai sekarang masih miskin dan tertinggal.

“Kalau kami tidak dijatuhi blokade-blokade ini, kami tidak akan mengalami kesulitan seperti ini,” kata Faustino Miranda, seorang pensiunan berusia 85 tahun.

Mantan presiden Castro, meskipun sudah berumur 93 tahun, ikut memimpin aksi protes itu bersama Diaz-Canel, yang sebelumnya pada hari Jumat menyalahkan embargo Amerika Serikat US karena menjadikan kehidupan rakyat Kuba semakin sulit.

“Biden secara disiplin dan keji mengikuti kebijakan yang disetujui Trump selama masa jabatan,” kata Diaz-Canel.

Dia mendesak Presiden Joe Biden untuk membatalkan keputusan Trump yang memasukkan Kuba ke dalam daftar negara pendukung terorisme, keputusan yang menyulitkan negara kecil itu dalam melakukan transaksi finansial internasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatkubaSanksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dalil dan Alasan Mengapa Harus Menghafalkan Al-Quran
Tulisan selanjutnya Albania Blokir TikTok karena Perkelahian Maut Remaja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?