Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mayoritas Warga Surabaya Setuju Remaja Terindikasi LGBT Dibawa ke Barak Militer

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Mei 2025 08:36 8:36 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Mei 2025 09:30
Bagikan
Penangkapan orang di pesta gay adalah yang pertama di Surabaya kata polisi/AFP
Bagikan

Hidayatullah.com— Sebagian besar masyarakat Surabaya mendukung rencana membawa anak nakal hingga terindikasi LGBT ke barak militer. Hal ini terungkap dalam hasil polling yang diselenggarakan dalam program “Wawasan Polling di Radio Suara Surabaya” baru-baru ini.

Dari total 252 partisipan, sebanyak 206 orang (82 persen) menyatakan setuju dengan kebijakan tersebut. Sementara itu, 46 orang (18 persen) menyatakan tidak setuju.

Endang Retno Surjaningrum, Psikolog dari Universitas Airlangga (Unair) sekaligus Wakil Dekan 3 Fakultas Psikologi Unair, menilai rencana tersebut memiliki tujuan baik. Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan dampak kebijakan ini terhadap anak-anak yang akan mendapat label dari masyarakat.

“Kalau mereka menjadi target sasaran, saya rasa ini terlalu diklasifikasikan. Sebaiknya dibangun secara netral saja kebijakan ini, sehingga ini semua menjadi negatif ya, jadi mereka dinilai menjadi nakal. Ketika keluar pun, mereka akan dapat label itu dari masyarakat,” kata Endang dikutip laman laman Suara Surabaya.

Endang juga menekankan pentingnya pendidikan gender dan seksualitas di sekolah. Ia menyarankan agar sekolah dan orang tua lebih aktif memberikan pemahaman yang tepat kepada anak-anak mengenai seksualitas.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Mungkin ada penyegaran dari gurunya dan orang tua juga. Ini di rumah juga perlu diajarkan, sehingga tidak ada masalah tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Endang mengingatkan bahwa siswa yang “melambai” atau terindikasi LGBT, selain berpotensi melakukan perilaku menyimpang, juga bisa menjadi korban dari orang lain. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat dan tidak hanya sebatas mengirimkan mereka ke barak militer.

Ia juga mengingatkan bahwa perilaku tersebut memiliki risiko besar bagi kesehatan, termasuk potensi terkena penyakit tertentu. Endang menekankan bahwa faktor pengasuhan dan lingkungan memiliki peran besar dalam pembentukan perilaku anak.

“Berikan yang seimbang, bahwa ada joget-joget, ada yang tidak joget-joget, yang olahraga, secara seimbang,” katanya.

Terkait penanganan lebih lanjut, Endang menyarankan agar pemerintah melibatkan psikolog untuk melakukan tes psikologi lanjutan pada anak yang dianggap bermasalah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari anak tersebut.

“Tesnya pertama bisa wawancara, melihat riwayatnya, jangan hanya dari satu cara. Kalau begitu, akan lebih baik. Bukan hanya orientasi seksualnya tapi juga identitasnya,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Barak MiliterHeadlineJajak pendapatlgbtpollingremaja nakalremaja Surabayawarga Surabaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BRIN Perkuat Edukasi Ilmu Falak di Sumatra Utara melalui Hibah Teleskop
Tulisan selanjutnya Batas Etika Negara dalam Kasus Vasektomi sebagai Syarat Bansos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?