Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih dari 62.000 Unit Rumah di Libanon Hancur dan Rusak Gegara Zionis Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 April 2026 23:24 11:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 April 2026 23:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Serangan Israel atas Libanon, menyusul serangan AS dan Israel atas Iran pada 28 Februari, hingga saat ini sudah menghancurkan atau merusak lebih dari 62.000 unit rumah di negara yang berbatasan langsung di bagian selatan dengan wilayah Palestina yang dikuasai Zionis itu.

“Dalam kurun sekitar 45 hari (sejak perang dimmulai), terdapat 21.700 unit rumah hancur dan 40.500 unit rumah rusak,” kata Chadi Abdallah, kepala National Council for Scientific Research (CNRS), dalam konferensi pers hari Rabu (22/4/2026) seperti dilansir AFP.

Serangan Israel atas Libanon telah merenggut nyawa lebih dari 2.400 orang dan membuat lebih dari satu juta orang kehilangan tempat tinggal sejak Hizbullah pada 2 Maret melancarkan serangan balasan ke Israel atas serangan yang dilakukannya bersama Amerika Serikat ke Iran dua hari sebelumnya.

Meskipun sudah ada kesepakatan gencatan senjata 10 hari terhitung Jumat pekan lalu, tentara Israel masih terus melakukan penghancuran dan pengeboman atas rumah-rumah warga di wilayah selatan Libanon yang saat ini mereka duduki, menurut otoritas Libanon, para saksi mata, serta foto-foto yang diambil AFP dari sisi wilayah Israel.

CNRS memperkirakan bahwa “428 unit rumah dihancurkan dan 50 rumah dirusak” oleh Israel pada masa tiga hari pertama gencatan senjata, kata Abdallah.Libanon akan mengusulkan perpanjangan gencatan senjata dalam pembicaraan dengan Israel selanjutnya yang dijadwalkan akan digelar pada hari Kamis (24/4/2026), kata seorang pejabat Libanon kepada AFP.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Israel menggempur wilayah Libanon menyusul perang di Gaza 7 Oktober 2023 dengan alasan menarget para tokoh dan anggota Hizbullah yang mendukung Hamas. Serangan itu berkembang menjadi perang Israel-Hizbullah sampai terjadi kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran pada November tahu lalu. Namun, dengan berbagai dalih serangan Zionis tidak pernah benar-benar berhenti meskipun ada beberapa kali gencatan senjata. Zionis bahkan semakin berani dengan mengerahkan tentaranya ke dalam wilayah Libanon dengan dalih membuat zona penyangga demi mengamankan wilayahnya dari serangan Hizbullah.

“Agresi yang meluas antara 2023 dan 2025, yang pada faktanya agresi itu tidak pernah berhenti, menimbulkan kerusakan sangat besar di berbagai tingkatan,” kata Menteri Lingkungan Libanon Tamara Zein dalam konferensi pers.

Dia menambahkan bahwa lebih dari 220.000 unit rumah hancur atau rusak selama masa itu.Zein mengatakan bahwa serangan Israel tidak mengabaikan kawasan pemukiman penduduk, infrastruktur sipil dan rumah ibadah, serta mengakibatkan kerusakan parah dan meluas di lahan pertanian dan kawasan hutan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dampak Konflik Iran Eropa Kesulitan Bahan Bakar Pesawat
Tulisan selanjutnya Kasus FHUI Menunjukkan Kegagalan Hukum Sekuler

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?