Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 Juli 2026 21:23 9:23 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 Juli 2026 21:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Setelah membantai anak-anak dan perempuan Palestina serta membumihanguskan Gaza, moral pasukan ‘Israel’ malah semakin merosot, bukan sebaliknya. Hal itu diungkapkan oleh seorang perwira dari tentara cadangan ‘Israel’ yang meminta namanya tidak disebutkan kepada Haaretz.

“Sekarang, semuanya diperbolehkan, dan kita terlalu mudah menekan pelatuk,” kata perwira Israel anonim itu dalam sebuah surat yang diterbitkan oleh surat kabar Haaretz pada Rabu (08/07/2026).

“Saya tidak ingin menulis tentang kesulitan tugas cadangan yang berulang atau tentang kerusakan yang ditimbulkannya pada tubuh dan jiwa seseorang, meskipun topik-topik penting ini seharusnya lebih sering dibahas,” imbuhnya.

“Sebaliknya, saya ingin membahas nilai-nilai, sebuah masalah yang sayangnya saya hadapi saat saya menyaksikan kemerosotan moral yang terjadi di dalam tentara. Moralitas adalah inti dari sifat manusia kita dan hubungan kita dengan Tuhan,” katanya panjang lebar.

Perwira itu, yang mengidentifikasi dirinya sebagai komandan unit pasukan cadangan di Gaza, mengatakan bahwa para tentara ‘Israel’ sedang berjuang dalam “pertempuran parit yang berkelanjutan yang tidak pernah berakhir.”

Baca Juga

Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer
Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup
Amerika Serikat Setujui Penjualan Pesawat Pengisi Bahan Bakar Bernilai $4,5 Miliar ke Qatar
Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu

“Tujuan misi kita tidak lagi jelas, bahkan tidak terdefinisi, sehingga kita tidak memiliki kriteria untuk mengukur keberhasilan,” katanya.

“Karena kita berada dalam misi defensif, ada tingkat kewaspadaan tinggi dan rasa takut akan musuh yang mungkin mengejutkan kita. Pola pikir ini menyebabkan banyak dilema moral.”

Perwira itu mengatakan peningkatan kewaspadaan sejak serangan 7 Oktober telah mengakibatkan tentara menembak warga Palestina yang mendekati posisi mereka.

“Terkadang penembakan itu dibenarkan, terkadang tidak. Bagaimanapun, penembakan terjadi karena prajurit di garis depan merasa terancam atau tidak aman,” katanya.

“Terik matahari, kelelahan, dan rasa sia-sia memperkuat perasaan ini bahkan ketika perasaan itu tidak berdasar. Meskipun mudah untuk menghakimi mereka dengan keras saat duduk di kantor ber-AC di markas besar di Tel Aviv, kita harus mengakui bahwa perasaan ini ada.”

Perwira itu mengakui bahwa membunuh begitu banyak orang tak bersenjata telah berdampak buruk pada para tentara. “Ini berdampak buruk pada saya,” katanya.

Sejak Oktober 2023, pasukan penjajah ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 73.000 orang di Gaza dan melukai lebih dari 173.000 lainnya dalam perang mematikan yang telah menghancurkan seluruh wilayah tersebut.

“Aturan keterlibatan tanpa batasan menjamin bahwa tidak ada warga Gaza yang akan mencapai pagar perbatasan, tetapi hal itu semakin berdampak buruk pada kami, pada nilai-nilai kami, dan pada kondisi mental kami.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHaaretzHeadlineKemorosotan Moralkesehatan mentalpalestinatentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
Tulisan selanjutnya TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

pengungsi rohingya
Berita

Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

Berita
18 Agustus 2026 05:00
Amerika Serikat Setujui Penjualan Pesawat Pengisi Bahan Bakar Bernilai $4,5 Miliar ke Qatar
Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan
22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
Portugal Melarang Burqa

Terbaru

  • Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz
  • Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer
  • Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup
  • Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
  • Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
  • Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
  • Amerika Serikat Setujui Penjualan Pesawat Pengisi Bahan Bakar Bernilai $4,5 Miliar ke Qatar
  • Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu
  • Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan
  • Nurul Hidayati K: BMIWI Dorong Sikap Proporsional Hadapi Fenomena Homoseksual

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nurul Hidayati K: BMIWI Dorong Sikap Proporsional Hadapi Fenomena Homoseksual

21 Agustus 2026 21:00
Berita

Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam

21 Agustus 2026 17:14
Advertorial

Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?

21 Agustus 2026 16:35
Berita

Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional

21 Agustus 2026 12:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?