Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2026 09:56 9:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Agustus 2026 09:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria warga Belanda kelahiran Rwanda hari Jumat (28/8/2026) diganjar hukuman penjara seumur hidup di pengadilan Belanda atas perannya dalam genosida Rwanda 1994.

Pengadilan Distrik Den Haag mendapati pria berusia 66 tahun itu, yang hanya disebut sebagai Eugene N, ambil bagian dalam serangan-serangan terhadap pemukiman suku Tutsi dan melemparkan sebuah granat ke arah kerumunan orang Tutsi yang mengungsi di sebuah stadion sepakbola. Pengadilan menyatakannya bersalah dalam dakwaan kejahatan perang dan genosida.

“Perilaku terdakwa menunjukkan kurangnya rasa hormat yang signifikan terhadap martabat manusia dan terhadap kehidupan manusia,” demikian bunyi pernyataan dari pengadilan yang dikeluarkan setelah vonis dijatuhkan seperti dilansir DW.

“Hanya penjara seumur hidup yang memenuhi rasa keadilan bagi penderitaan besar yang dialami para korban dan keluarga yang berduka.”Saat menjatuhkan hukuman, hakim yang bertugas mengatakan tindakan N dilakukan dengan niatan untuk genosida.

Selama pembantaian di Rwanda tahun 1994, lebih dari 800.000 orang Tutsi dan sejumlah orang Hutu dibantai dalam pembunuhan massal yang dilakukan oleh kelompok ekstremis Hutu. Banyak dari pemimpin pembantaian itu sudah diadili dan dihukum oleh pengadilan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sekarang sudah ditutup.

Baca Juga

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

N dinyatakan bersalah atas perannya dalam pembantaian sekitar 3.000 orang Tutsi di daerah Mbazi di bagian selatan Rwanda pada April 1994, yang menurut jaksa penutut terdakwa itu terlibat langsung.

Selama persidangan N membantah semua tuduhan dan bersikeras menyatakan dirinya justru adalah seorang korban dan juga kehilangan banyak anggota keluarga dalam ‘pembantaian mengerikan” itu.

Pengacaranya berdalih bahwa kliennya melakukan semua yang ia bisa untuk mencegah genosida itu dan mendesak pengadilan untuk membatalkan semua dakwaan.

Namun, pengadilan mengatakan N kala itu memiliki jabatan dan pengaruh di wilayah Mbazi, dan posisinya itu menjadikan kejahatan yang dilakukannya semakin buruk karena dia pasti sadar akan perannya dalam pembantaian-pembantaian tersebut.

“Bukannya menghindar supaya tidak terlibat, terdakwa justru melakukan sejumlah tindak kejahatan berat,” imbuh pengadilan, meskipun N dinyatakan tidak bersalah dalam dakwaan menyulut genosida.

Tim pembela N mengatkan kepada kantor berita Belanda ANP bahwa mereka kemungkinan besar akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

N kabur ke Belanda pada 1998 dan sejak itu memperoleh status warga negara Belanda, yang berarti otoritas di negeri kincir angin itu tidak dapat mengekstradisi N ketika pihak kejaksaan di Rwanda mengeluarkan surat perintah penangkapanya pada tahun 2014.

Kejaksaan Belanda sendiri membuka investigasi pada 2020. Mereka menanyai puluhan saksi di Rwanda dan menangkap N pada tahun 2024.

Bulan lalu, kejaksaan di Jerman juga mengumumkan penangkapan seorang pria yang dicurigai terlibat genosida Rwanda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Tulisan selanjutnya 10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Terbaru

  • Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
  • PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
  • Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
  • Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
  • Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
  • Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya

9 Oktober 2026 18:23
Berita

Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM

9 Oktober 2026 18:15
Berita

Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

8 Oktober 2026 18:24
Berita

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah

7 Oktober 2026 18:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?