Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2026 15:39 3:39 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 Oktober 2026 15:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sekelompok pemukim ilegal ‘Israel’ bersenjata menyerang tiga jurnalis asing di dekat Hebron, di wilayah Tepi Barat yang diduduki, pada hari Rabu.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim terhadap warga Palestina dan aktivis internasional. Aksi kekerasan pemukim ‘Israel’ seringkali dihiraukan atau bahkan didukung oleh pasukan ‘Israel’.

Aktivis asal Rusia, Adele Shoko, mengunggah rekaman penyerangan terhadap dirinya, jurnalis AS bernama Jasper Nathaniel dan aktivis Israel-Rusia bernama Andrey X di Twitter. Adele mengatakan bahwa mereka bertiga telah dipukuli dan diancam oleh para pemukim ‘Israel’ yang menenteng senjata api.

Gerombolan pemukim tersebut juga merampas peralatan serta barang-barang pribadi mereka di desa Palestina, Umm al-Khair, yang terletak di kawasan Masafer Yatta, Tepi Barat yang diduduki.

“Jasper dan saya juga dipukuli. Jasper kemudian disemprot dengan cairan merica (pepper spray) dan ditangkap,” tulis Shoko, seraya menambahkan bahwa Nathaniel dibawa pergi oleh pasukan ‘Israel’.

Baca Juga

Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Akibat serangan tersebut, imbuh Shoko, Andrey X mengalami gegar otak dan sempat kehilangan kesadaran beberapa kali selama insiden tersebut, sebelum akhirnya ditahan oleh pihak berwenang.

“Andrey dipukuli dengan sangat kejam dan kehilangan kesadaran beberapa kali di hadapan polisi. Meski demikian, ia tidak diizinkan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Ia sempat dimasukkan ke dalam ambulans, namun alih-alih dibawa ke rumah sakit, ia justru dibawa ke kantor polisi. Ia masih berada di sana, ditahan, dan tidak mendapatkan perawatan medis,” tulisnya.

🚨 TODAY: Settler-terrorists attacked Andrey, Jasper and me. This video shows the assault.

Andrey was severely beaten and lost consciousness several times in front of police. Despite this, he was denied hospital treatment. He was put in an ambulance—but instead of being taken to… https://t.co/rL9pBQRlkR pic.twitter.com/mG2raLKNPG

— Adele Shoko (@AdeleShoko) October 28, 2026

Rekaman video yang diunggah Shoko memperlihatkan sejumlah pemukim—beberapa di antaranya bersenjata—sedang memukuli Nathaniel dan Andrey X.

Video lainnya menunjukkan pasukan ‘Israel’ menggiring Nathaniel pergi, sementara ia berteriak bahwa dirinya baru saja dipukuli.

Aksi kekerasan pemukim ‘Israel’ terhadap warga Palestina telah meningkat tajam selama beberapa bulan terakhir. Tindakan penjajah seringkali dilakukan dengan dukungan pasukan ‘Israel’ dan pemerintahnya.

Hal itu bertujuan untuk memaksa warga Palestina untuk meninggalkan rumah dan tanah mereka.

Serangan ini menyusul insiden pada 16 Oktober di Abu Falah, sebelah timur laut Ramallah, di mana sekelompok pemukim ‘Israel’ yang mengenakan penutup wajah menyerang petani Palestina yang sedang memanen zaitun. Mereka membakar pepohonan dan melemparkan batu menggunakan ketapel.

Jurnalis foto Washington Post, Heidi Levine, yang sedang meliput serangan tersebut, dipukuli, dirampok, dan harus dirawat di rumah sakit. Sementara itu, seorang pria Palestina tertembak di bagian kaki oleh tentara ‘Israel’ yang tiba di lokasi dan melepaskan tembakan peluru tajam serta gas air mata.

Levine, yang saat itu mengenakan rompi pelindung bertuliskan “PRESS” (PERS), menuturkan bahwa para pemukim berulang kali menendang dan memukulinya saat ia berada di tanah, sebelum akhirnya mencuri paspor, ponsel, dan peralatan kameranya. Pemimpin redaksi Washington Post, Matt Murray, mengecam “serangan yang tidak beralasan terhadap seorang jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya”. Sejumlah anggota parlemen AS juga menyerukan diadakannya penyelidikan serta diakhirinya kekerasan oleh pemukim di wilayah tersebut.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mencatat lebih dari 1.330 serangan yang melibatkan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dari bulan Januari hingga akhir Juli. Angka ini mencakup rata-rata enam serangan per hari, yang merupakan tingkat kejadian tercepat dalam kurun waktu sekitar 20 tahun terakhir.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jurnalis AsingKekerasan pemukim IsraelpalestinaPemukim Ilegal Israelpemukim YahudiTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Berita
27 Oktober 2026 14:42
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Terbaru

  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
  • Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
  • Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
  • Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
  • Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026

28 Oktober 2026 12:41
Berita

Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara

28 Oktober 2026 05:00
Macklemore Palestina
Berita

Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

27 Oktober 2026 19:35
Berita

‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

27 Oktober 2026 19:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?