Hidayatullah.com— Pemerintah Malaysia akan terus mengimplementasikan kebijakan-kebijakan untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap pekerja asing, sejalan dengan arahan yang dituangkan dalam 13th Malaysia Plan (13MP), kata Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi.
Lewat laman Facebook, hari Rabu (28/0/2026), Ahmad Zahid, yang juga menjabat menteri urusan pembangunan regional dan pedesaan, mengatakan upaya-upaya yang dilakukan akan memperhatikan kebutuhan industri sambil memprioritaskan lowongan pekerjaan bagi warga Malaysia sendiri.
“Saya juga sudah mengkaji masukan dari semua kementerian dan badan pemerintah yang terlibat dalam urusan perburuhan pekerja asing.”
“Kami telah sepakat mengenai perlunya pengambilan keputusan bersama untuk mengatasi isu dan tantangan dalam mengelola mekanisme kuota dan batasan untuk perekrutan pekerja asing, sambil memastikan bahwa lapangan kerja tersedia bagi warga Malaysia tetap menjadi prioritas kami,” kata Ahmad Zahid di laman Facebook itu seperti dilansir Bernama.
Ahmad Zahid mengatakan dia menyoroti masalah tersebut saat memimpin Rapat Komite Kabinet Urusan Pekerja Asing yang ketiga di parlemen hari ini.
Dia menambahkan bahwa pemerintah akan terus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diimplementasikan akan memberikan peluang yang lebih besar bagi warga Malaysia dan pada saat yang sama mendukung kebutuhan industri dan memberikan manfaat bagi rakyat secara keseluruhan.*




