Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mata Tak Bisa Melihat tapi Diberi Kemudahan Allah Menghafal Al-Quran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Desember 2015 06:59 6:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2015 06:59
Bagikan
Mujahid (tengah) di sela-sela kegiatan Tabligh Akbar dan Wakaf 1000 Al-Quran Braille Digital di Masjid Manarul Ilmi kampus ITS Surabaya, Ahad, (06/12/2015)
Bagikan

Hidayatullah.com–Keterbatasan dalam penglihatan tidak menjadikan putus harapan untuk menjadi seorang penghafal Al-Quran. Hal tersebut salah satunya dibuktikan oleh Mujahid, seorang tunanetra yang hafidz (hafal) 30 juz Al-Quran.

Pria kelahiran Kabupaten Oki, Sumatera Selatan ini butuh waktu 10 tahun untuk menyelesaikan seluruh hafalannya.

“Saya mulai menghafal dari tahun 2003, selesai pada 2013 kemarin di Sidoarjo,” ujar Mujahid kepada hidayatullah.com di sela-sela kegiatan Tabligh Akbar dan Wakaf 1000 Al-Quran Braille Digital di Masjid Manarul Ilmi kampus ITS Surabaya, Ahad, (06/12/2015).

“Butuh waktu cukup lama, karena pada saat itu belum punya Al-Quran braille jadi hanya dibacakan kemudian saya dengarkan,” lanjutnya.

Saat ditanya motivasi menghafal Al-Quran, Mujahid mengatakan dirinya hanya ingin untuk sering mengkhatamkan Al-Quran. Namun karena keterbatasannya, sehingga ia berinisiatif untuk menghafalnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Motivasinya waktu itu saya ingin membaca Al-Quran seluruhnya, cuma karena saya kan tunanetra jadi agak sulit baca 30 juz kalau tidak menghafal,” ungkapnya.

Pun sama halnya dengan Ujang Rahmatullah, pria asal Malang, Jawa Timur berusia 40 tahun ini bahkan mulai menghafal sejak dirinya berumur 13 tahun.

“Saya buta sejak usia SMP, sejak saat itu saya berusaha untuk menghafalkan Al-Quran,” ungkapnya.

“Saya dulu punya 1 set Al-Quran braille, setiap malam saya baca dan saya berusaha hafalkan,” tambah Rahmat.

Selama 6 tahun pertama, kata Rahmat, dirinya mengkhatamkan Al-Quran berulang-ulang sehingga membuatnya sedikit demi sedikit mampu menghafal ayat-ayat Al-Quran.

Pria yang kini berprofesi sebagai tukang pijat ini pada tahun 2008, lanjutnya, pernah mengikuti lomba qori tunanetra nasional di Kalimantan.

“Alhamdulillah waktu itu saya juara pertama,” aku Rahmat.

Lewat program wakaf Al-Quran braille digital ini ia berharap untuk terus berlanjut kedepannya, mengingat banyak dari temannya sesama tunanetra yang belum mendapat kesempatan memiliki Al-Quran braille digital.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Braillebutahafal al-Quranhafidztunanetra
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salamuddin Daeng: 3 Hal Melatarbelakangi Kasus “Papa Minta Saham”
Tulisan selanjutnya MKD Diminta Fokus Freeport yang Hendak Perpanjang Kontrak dengan Dugaan Langgar UU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?