Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Badai Daniel Mendatangkan Banjir 2.000 Orang di Libya Timur Diduga Tenggelam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 September 2023 07:32 7:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 September 2023 07:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebanyak 2.000 orang dikhawatirkan tenggelysetelah badai pembawa hujan sangat deras melanda kota Derna di bagian timur Libya.

Ossama Hamad, perdana menteri pemerintahan Libya yang berbasis di timur, hari Senin (11/9/2023), mengatakan bahwa ribuan orang diyakini hilang setelah hujan sangat deras mengguyur daerah itu pada akhir pekan kemarin, lansir The Guardian.

Palang Merah di Benghazi mencatat korban jiwa 250, tetapi daerah-daerah yang paling parah terdampak banjir masih belum dapat diakses.

Seorang jubir pasukan Libya di kawasan timur, Mayjen Ahmed Al-Mismari, menduga sebanyak 5.000 sampai 6.000 orang hilang di Derna, kota berpenduduk 100.000 jiwa.

Berapa jumlah korban jiwa sulit diketahui karena jalur komunikasi terputus dan pemerintahan Libya saat ini terpecah menjadi dua di barat dan timur dengan masing-masing memiliki milisi yang mendukungnya.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Negara kaya dari kawasan Teluk Arab seperti Uni Emirat Arab bergegas mengirimkan bantuan. Pejabat setempat mengatakan mereka membutuhkan tandu, makanan dan air.

Video yang beredar online menunjukkan kehancuran besar di kota tersebut. Seluruh wilayah perkampungan di sepanjang sungai lenyap terseret arus air yang turun dari pegunungan melalui pusat kota.

Seorang warga Derna, Ahmed Mohamed, berkata, “Kami sedang tidur dan ketika kami bangun kami melihat air mengepung rumah. Kami berada di dalam dan mencoba keluar.”

Tidak diketahui berapa banyak orang yang tidur di rumah-rumah mereka ketika banjir datang.

Penduduk pertama kali mengetahui bendungan di dekat pemukiman mereka runtuh karena beratnya tekanan air ketika mereka mendengar ledakan di tengah malam.

Empat pelabuhan minyak – Ras Lanuf, Zueitina, Brega and Es Sidra – ditutup mulai Sabtu malam.

Badai melanda Libya bagian timur pada Ahad sore, menghantam kota pesisir Jabal al-Akhdar dan juga Benghazi, di mana jam malam diberlakukan dan sekolah-sekolah ditutup selama beberapa hari.

Rekaman video menampakkan banjir besar menghanyutkan kendaraan-kendaraan  disiarkan oleh TV Almostakbal di Libya timur. Saluran tersebut juga mengunggah gambar jalan yang rusak berat antara Sousse dan Shahat, lokasi di mana terdapat situs arkeologi yang dilindungi UNESCO, Cyrene.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badai DanielbanjirLibya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dosen Kedokteran Unair Ini Menjelaskan PM 2,5, Dampak Polusi dan Penyakit Paru Kronik
Tulisan selanjutnya Sidang Dimulai Pembunuh Keluarga Muslim Kanada Didorong Ideologi Nasionalisme Kulit Putih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?