Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sidang Dimulai Pembunuh Keluarga Muslim Kanada Didorong Ideologi Nasionalisme Kulit Putih

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 September 2023 08:35 8:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 September 2023 08:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Terdakwa pelaku pembunuhan empat orang anggota sebuah keluarga Muslim di Kanada didorong oleh keyakinannya terhadap nasionalisme kulit putih dan sengaja keluar untuk melakukan “tindak terorisme”, kata jaksa penuntut dalam pernyataan pembukaan di awal persidangan 

Nathaniel Veltman, 22, menghadapi empat dakwaan pembunuhan dan satu percobaan pembunuhan setelah truk yang dikendarainya sengaja diarahkan ke lima anggota keluarga Afzaal ketika mereka berjalan kaki di London, Ontario, pada malam hari tanggal 6 Juni 2021.

Veltman mengatakan kepada polisi bahwa dia membunuh empat anggota keluarga Afzaal, tetapi dia menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah atas empat dakwaan pembunuhan tingkat satu dan satu dakwaan percobaan pembunuhan.

Veltman juga menghadapi dakwaan terorisme.

Salman Afzaal, 46, istrinya Madiha Salman, 44, anak perempuan mereka yang berusia 15 tahun Yumna, serta nenek berusia 74 tahun Talat Afzaal, tewas dalam aksi penabrakan tersebut. Anak lelaki keluarga itu yang berusia 9 tahun selamat tetapi terluka parah.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berbicara di depan panel juri dalam persidangan di pengadilan kota Windsor, Ontario, jaksa penuntut Sarah Shaikh mengatakan Veltman merencanakan serangan itu tiga bulan sebelum kemudian menabrakkan truk Dodge Ram langsung ke arah keluarga tersebut, lapor The Guardian Senin (11/9/2023).

Veltman, seorang peternak ayam petelur di Strathroy, tidak jauh dari kota lokasi kejadian, diduga membeli kendaraan tersebut dua pekan sebelumnya.

Jaksa mengatakan Veltman kemudian mengatakan kepada polisi yang menyelidiki kasusnya bahwa dia meninggalkan rumahnya pada hari penyerangan untuk mencari Muslim untuk dibunuh, dan bahwa dia terinspirasi untuk membunuh Muslim setelah insiden di Christchurch, New Zealand , tahun 2019 di mana seorang warga Australia penganut nasionalisme kulit putih menembaki jamaah masjid di kota itu. 

Veltman telah menulis sebuah manifesto berjudul “Kebangkitan Kulit Putih” dan mengidentifikasi dirinya sebagai seorang nasionalis kulit putih. Polisi menemukan dua versi dokumen di komputernya ketika mereka menggeledah rumahnya.

“Saya tidak menyesali apa yang saya lakukan. Saya akui itu adalah terorisme. Ini 100% bermotif politik,” katanya kepada para detektif yang memeriksanya.

Selama melakukan aksi kejiinya, Veltman mengenakan pelindung tubuh dan helm serta senjata tajam yang disembunyikan di dalam truk, kata Shaikh. 

Jaksa wanita itu mengatakan bahwa Veltman kemudian meninggalkan lokasi penyerangan dan meminta sopir taksi di mal terdekat untuk memanggil polisi.

“Itu saya. Saya yang melakukannya,” kata Veltman kepada sopir taksi itu. “Katakan pada mereka bahwa saya yang melakukannya dan panggil mereka untuk menangkap saya.”

UU terorisme Kanada mengharuskan pengadilan membuktikan bahwa terdakwa (Veltman) termotivasi oleh politik, agama atau ideologi – dan bahwa dia bermaksud untuk mengintimidasi atau menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Secara historis, undang-undang tersebut telah digunakan untuk mengadili orang-orang yang melakukan kekerasan atau ekstremisme dengan nama Islam. Persidangan Veltman ini merupakan kali pertama UU tersebut dipakai untuk mendakwa orang yang termotivasi ideologi kanan-jauh.

Sementara tindak kejahatannya terjadi di kota London, persidangan dipindahkan ke kota Windsor. Alasan perpindahan tersebut tercakup dalam larangan publikasi kasus yang masih diproses hukum.

Persidangan diperkirakan akan berlangsung sekitar delapan pekan, lebih pendek dari 12 pekan awal yang disepakati di awal oleh pihak jaksa dan pengacara pembela terdakwa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanadakulit putihMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Badai Daniel Mendatangkan Banjir 2.000 Orang di Libya Timur Diduga Tenggelam
Tulisan selanjutnya iPhone Dkk Diproduksi di China Tetapi Beijing Larang Pegawai Pemerintah Menggunakannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?