Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Orang Ikut Demonstrasi Pro-Palestina Menentang Islamopfobia dan Rasisme

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 April 2024 08:38 8:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 April 2024 08:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kerumunan sekitar 2.000 orang hari Ahad (21/4/2024) turun ke jalan-jalan di ibu kota Prancis, Paris, untuk menunjukkan solidaritas mereka kepada rakyat Palestina sekaligus menantang Islamopfobia dan rasisme serta kekerasan terhadap anak, setelah pengadilan memberikan izin untuk berdemonstrasi.

Para pengunjuk rasa mengusung berbagai tulisan, termasuk dukungan untuk perjuangan rakyat Palestina. 

Aksi protes banyak yang dilarang untuk digelar di Prancis di tengah agresi tentara Zionis Yahudi di Gaza sejak Oktober tahun lalu.

Di negara sekuler tempat tinggal banyak penganut Islam dan Yahudi itu, pihak berwenang melarang kebanyakan aksi demonstrasi dan kerumunan pro-Palestina dengan alasan mencegah anti-Semitisme dan aksi kekerasan.

Dilansir Radio France Internationale, hari Ahad para pengunjuk rasa berjalan dengan tertib dan damai dari kawasan pemukiman Barbes menuju Place de la Republique.

Baca Juga

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia

Banyak di antara mereka meneriakkan slogan mengenang Nahel, seorang remaja 17 tahun keturunan Afrika Utara yang ditembak mati oleh polisi tahun lalu.

Kepala Kepolisian Paris Laurent Nunez mengatakan kepada BFM TV bahwa awalnya pihaknya melarang demonstrasi itu karena pihak penyelenggara menyamakan tindakan keras polisi Prancis dengan peperangan di Gaza, dan dia merasa unjuk rasa itu akan mengganggu ketertiban umum.

Namun, argumen itu dibantah oleh Pengadilan Administrasi Paris dalam keputusan yang dibuat secara cepat.

“Perjuangan dan pengerahan massa untuk melindungi semua anak-anak adalah hal yang biasa, dan sudah seharusnya,” kata Yessa Belkgodja, salah satu penyelenggara demonstrasi, menyambut baik keputusan pengadilan.

“Apabila kami dilarang protes, itu artinya kami tidak memiliki hak untuk mengekspresikan diri di Prancis. Kami bahkan dimonitor di media sosial.”

“Cukup sudah, biarkan kami,” kata Yamina Ayad, seorang pensiunan yang menyelimuti tubuhnya dengan bendera Palestina, mengomentari berbagai larangan unjuk rasa pro-Palestina oleh aparat Prancis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Paris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korea Selatan Protes Pemimpin Jepang Sembahyang di Kuil Yasukuni Tokyo
Tulisan selanjutnya Warga dan Santri Cisarua Tolak Patung Raksasa Dewi Kencana di Wisata Pakis Hills, Puncak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Berita
27 September 2026 08:42
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

Terbaru

  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

30 September 2026 12:55
Berita

Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

29 September 2026 20:51
Berita

UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

29 September 2026 20:47
Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

29 September 2026 19:17
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?